Gagal Jaga Kim Kardashian, Pengawal Ini Dituntut Hingga Rp 92 Miliar
Instagram/kimkardashian
Selebriti

Dalam gugatannya, sang pengawal disebut meninggalkan Kim sendirian dan memilih mengikuti Kourtney serta Kendall Jenner ke sebuah klub malam.

WowKeren - Kasus perampokan dan penodongan senjata yang dialami oleh Kim Kardashian di Paris, Prancis, pada 2016 lalu rupanya masih berbuntut panjang. Tak hanya meninggalkan luka psikis hingga membuat istri Kanye West itu trauma, kini pihak perusahaan asuransi juga menuntut bodyguard Kim dengan jumlah uang yang fantastis.

Dilansir Aceshowbiz pada Jumat (5/10), mantan pengawal Kim, Pascal Duvier dituntut oleh perusahaan asuransi setelah gagal melindunginya dari insiden perampokan tersebut. Bos Perusahaan Asuransi AIG menggugat Pascal beserta perusahaan tempatnya bekerja, PROTECTSECURITY, dengan ganti rugi sebesar USD 6,1 juta (sekitar Rp 92,7 miliar) sebagai kerugian atas perhiasan yang dicuri perampok bersenjata dari kamar hotel Kim.

Dalam gugatan tersebut, Pascal Duvier disebut meninggalkan Kim sendirian di hotel, serta memilih mengikuti Kourtney Kardashian dan Kendall Jenner ke sebuah klub malam terdekat. Menurut laporan TMZ, gugatan ini juga menunjukkan ada sejumlah pelanggaran keamanan di hotel yang dilakukan pengawal, termasuk mengamankan gerbang depan.

Bos AIG lantas mengklaim bahwa pelanggaran itu memungkinkan perampok bersenjata memasuki hotel dan naik ke kamar Kim, di mana bintang "Keeping Up with the Kardashians" itu diikat dan disumpal di bawah todongan senjata.


Tak sampai di situ, selain gugatan pada tim pengawal, perusahaan asuransi juga mengecam pihak penyedia hotel karena tidak memiliki pelatihan keamanan. Dalam perampokan itu, petugas hotel turut ditahan di bawah todongan senjata dan dipaksa membawa mereka ke kamar Kim, serta membukakan kunci.

Dalam wawancara pertama setelah perampokan, Pascal Duvier sempat bersikeras bahwa dia sama sekali tidak memikirkan dirinya sendiri. Pascal mengaku menyesal dan terus berpikir kalau saja ia memilih untuk tetap menjaga Kim pada malam itu.

"Aku tidak suka menyia-nyiakan waktuku untuk memikirkan 'bagaimana jika' atau 'apa yang bisa terjadi jika'," katanya saat wawancara dengan Fairfax Media. "Banyak hal baik dan hal buruk terjadi. Hidup adalah reaksi dari keputusan dan tindakan yang kau ambil, kau tidak bisa memilih hanya untuk mengubah hal-hal tertentu. Setiap perubahan mempengaruhi segalanya."

Setelah insiden itu, Kim dan Kanye dilaporkan segera merombak tim keamanan mereka. Salah satunya adalah dengan memecat Pascal Duvier.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait