Tim produksi 'Dunia Terbalik' berjanji akan selalu mempertahankan kualitas ceritanya.
- Raysa Septi Anggraini
- Minggu, 04 November 2018 - 23:36 WIB
WowKeren - Menyajikan kisah yang sederhana dan menghibur, menjadi bumbu utama sinetron "Dunia Terbalik". Ramuan ini terbukti sukses membuat sinetron yang ditayangkan RCTI ini menjadi favorit pemirsa.
Bukan hanya itu saja, baru-baru ini "Dunia Terbalik" berhasil meraih penghargaan Anugerah KPI 2018 yang digelar pada Minggu (4/11). Sinetron yang dibintangi Agus Kuncoro itu mendapatkan penghargaan untuk kategori Drama Seri Terbaik mengalahkan sinetron-sinetron lainnya. Sinetron-sinetron tersebut antara lain "Jejak Suara Adzan" (NET TV), "Kun Anta" (MNCTV) dan "Rindu Suara Adzan" (GTV).
Produser "Dunia Terbalik", Mudakir Rifai, mengungkapkan sinetron tersebut disukai karena menampilkan kisah sehari-hari yang lekat dengan kehidupan masyarakat. Mudakir juga menuturkan bahwa ia dan tim kreatif "Dunia Terbalik" akan selalu berusaha menjaga kualitasnya.
"Dunia Terbalik ini cenderung memotret kisah keseharian," ujar Mudakir di MNC Studios, Minggu (4/11). "Tim kreatif kami akan tetap konsisten untuk seperti itu."
Sementara itu, Ketua Panitia Anugerah KPI 2018 sekaligus Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano, ikut mengucapkan selamat untuk para pemenang. Ia berharap para pemenang tersebut akan terus meningkatkan dan mempertahankan kualitas siarannya.
Hardly juga mengungkapkan bahwa para pemenang yang berhasil menyabet penghargaan Anugerah KPI 2018 adalah contoh siaran dengan kualitas bagus. Baginya, para pemenang Anugerah KPI 2018 berhasil menampilkan siaran yang diharapkan oleh KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) selama ini.
"Kami berharap kualitas programnya dipertahankan dan terus ditingkatkan," pungkas Hardly. "Para pemenang dan nomine Anugerah KPI merupakan model program siaran yang diharapkan KPI."
Simak daftar lengkap pemenang Anugerah KPI 2018 berikut ini:
1. Kategori Program Anak: "Si Bolang" episode "Sang Teladan di Ujung Negeri", Trans 7
2. Kategori Program Animasi: "Petualangan Si Unyil" episode "Sama-Sama Keren", Trans 7
3. Kategori Program Drama Seri: "Dunia Terbalik", RCTI
4. Kategori Program FTV: "MTMA The Movie", Trans TV
5. Kategori Program Talkshow Berita: "Mata Najwa" episode "Pura Pura Penjara", Trans 7
6. Kategori Program Talkshow: "Dr. Oz Indonesia" episode "Life Hack Madu", Trans TV
7. Kategori Program Wisata Budaya: "Geopark Indonesia" episode "Tana Toraja", INews
8. Kategori Program Berita/Jurnalistik: "Good Afternoon" episode 14 Mei 2018 NET TV
9. Kategori Program Peduli Perempuan: "Wanita Hebat Indonesia" episode "Wanita Sahabat Jiwa", Trans TV
10. Kategori Program Peduli Disabilitas: "Orang Pinggiran" episode "Merangkai Mimpi dalam Keterbatasan", Trans 7
11. Kategori Program Dokumenter: "Lentera Indonesia" episode "Serdadu Ilmu Pulau Jawa", NET TV
12. Kategori Iklan Layanan Masyarakat: "Hari Merdeka", Indosiar
13. Ketegori Program Televisi Peduli Perbatasan dan Daerah Tertinggal: "Indonesiaku" episode "Rokatenda Belenggu Kemiskinan di Bawah Gunung", Trans 7
14. Kategori Program Wisata Budaya – Radio: "Pelala Kowa Hole Kec. Hawu Mehara", Kabupaten Sabu Raijua NTT, Radio RRI Kupang
15. Kategori Iklan Layanan Masyarakat – Radio: "Hate Speech di Sosial Media", Radio Prambors
16. Kategori Program Peduli Perbatasan dan Daerah Tertinggal – Radio: "Empat Penjuru, Miangas, Rote, Sabang dan Merauku" episode "Nasib WNI di Perbatasan Sangihe dan Talaud", Radio RRI Manado
17. Kategori Radio Komunitas Terbaik: Radio Mitra Tani FM, Jawa Timur
18. Kategori Pemerintah Daerah Peduli Penyiaran: Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah
19. Kategori Penghargaan Pengabdian Seumur Hidup: Titiek Puspa
(wk/rays)