Persiapan Debat Pilpres 2019, Bobot Latihan Prabowo Subianto Lebih Banyak Ketimbang Sandiaga Uno
Nasional

Debat perdana Pilpres 2019 akan diselenggarakan pada 17 Januari 2019 mendatang, kubu Prabowo-Sandiaga pun telah melakukan persiapannya.

WowKeren - Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 perdana akan digelar pada 17 Januari 2019 mendatang. Baik kubu Joko Widodo-Ma'aruf Amin maupun kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah melakukan persiapan menghadapi debat perdana mereka.

Menghadapi agenda debat tersebut, Sandiaga mengaku bahwa dirinya tidak akan terlalu banyak latihan. Sandiaga menjelaskan bahwa porsi latihan akan lebih banyak untuk Capresnya, Prabowo.


"Nanti pembobotannya mungkin 2/3 ke Pak Prabowo," tutur politisi berusia 49 tahun tersebut di kantor Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta, Rabu (9/1). "1/3 ke saya."

Pembagian bobot debat tersebut dilakukan karena masyarakat lebih ingin mendengar pemaparan dari Prabowo selaku Capres. Sandiaga juga menjelaskan bahwa isu yang didalami jelang debat tentu berkaitan dengan tema yang diusung KPU, yakni hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Menurut Sandiaga, persiapan menghadapi debat telah dilakukan sejak Rabu sore kemarin hingga beberapa hari ke depan. Meski demikian, ia mengklaim bahwa pihaknya hanya melakukan persiapan biasa dan tak ada yang khusus.

"Kami mengalir saja apa adanya," terang Sandiaga. "Kami kebetulan juga sangat terbiasa dengan pola berargumen, adu gagasan."

Selain itu, Sandiaga juga mengaku pihaknya tidak menyiapkan kejutan dalam debat perdana mendatang. Pasalnya, ia menilai masyarakat kurang menyukai kejutan yang bertujuan menjatuhkan lawan.

Sandiaga berpendapat bahwa masyarakat justru ingin pemaparan yang mendalam dan rinci tentang apa yang akan dilakukan oleh paslon jika memenangkan Pilpres. Cawapres nomor urut 02 tersebut berharap debat Pilpres nantinya diisi oleh masalah yang benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan begitu, solusi yang ditawarkan bisa sesuai dengan kehendak publik.

"Diskusi kita harusnya otentik, relevan, dan mampu menghadirkan solusi," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Itu harapan kami."

Sebelumnya, paslon nomor urut 02 ini telah mengungkap bahwa mereka berencana membahas kasus penyerangan Novel Baswedan dalam debat Pilpres 2019 nantinya. Menurut kubu Prabowo, kasus yang masih belum terselesaikan tersebut tidak bisa dilupakan begitu saja walau sudah terjadi sejak 2017 silam.

You can share this post!

Related Posts