Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung masalah ketidakadilan yang diterima sejumlah orang dari pemerintah yang berujung bui.
- Silmi Amalia Fidareni
- Kamis, 07 Februari 2019 - 08:41 WIB
WowKeren - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto salah sebut nomor urutnya menjadi 01 saat menggelar pidato dalam rangka HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Dalam kesempatan itu, Prabowo tengah menyampaikan sejumlah kritik kepada pemerintah. Beberapa kasus mengenai ketidakbebasan berpendapat disoroti Prabowo dalam pidatonya.
Pertama, Prabowo menyinggung masalah keputusan penjara musisi Ahmad Dhani. Menurut Prabowo, apa yang disampaikan oleh Ahmad Dhani dalam cuitannya tersebut tak mengandung unsur menyinggung. Prabowo menegaskan bahwa apa yang disampaikan Ahmad Dhani adalah hal yang umum saja.
"Ada orang seperti Ahmd Dhani menyampaikan satu kalimat yang saya lihat tak ada menyinggung orang lain, hanya yang mengatakan yang garis besar, yang umum. Tapi sekarang dia ada di penjara," ujar Prabowo dalam pidatonya di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta, pada Rabu (6/2). "Banyak kepala daerah yang bisa mendukung pasangan tertentu, ada kepala desa yang dukung Prabowo-Sandi masuk penjara."
Tak hanya Ahmad Dhani, Prabowo juga menyebut beberapa kasus lain yang berujung bui. Meski tak menyebutkan lokasi kejadiannya, namun Prabowo mengatakan ada emak-emak yang diintimidasi dan ditangkap.
"Ada emak-emak diintimidasi tapi dia enggak mau, saya dengar sekarang dia ditangkep, emak-emak ditangkep," lanjut Prabowo. "Saudara sekalian, orang-orang ini tak pernah baca sejarah. Nanti kalau rakyat sudah turun semua, tak ada yang bisa menghentikan kehendak rakyat."
Oleh karena itu, Prabowo lantas meminta publik untuk bersabar karena Pilpres tinggal menghitung hari saja. Akan tetapi, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut lantas salah mengucapkan nomor urutnya menjadi 01, yang harusnya adalah 02. Diketahui pula, Prabowo dalam Pilpres tahun 2014 lalu memang mendapatkan nomor urut 01.
"Jadi sabar, berapa hari lagi ini, 70 hari pas, 70 kali matahari terbit. Cepet sekali. Sekarang tinggal kita menjaga di TPS," terang Prabowo. "Saudara-saudara, Prabowo-Sandi 01, mohon maaf dari awal kita..."
Sontak, para hadirin langsung mengoreksi Prabowo. Ia kemudian melanjutkan pidatonya yang sempat tersendat. Prabowo meyakinkan para pendukungnya jika ia akan sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat Indonesia.
(wk/silm)