Sulit Dikenali, Deteksi Dini Kanker Darah yang Dialami Ani Yudhoyono dari 8 Gejala Ini
Instagram/agusyudhoyono
Health

Gejala kanker darah sulit dikenali karena mirip dengan penyakit umum. Cari tahu di sini.

WowKeren - Ani Yudhoyono, istri dari Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura lantaran menderita kanker darah. Kabar tersebut membuat publik terkejut lantaran mantan ibu negara tersebut tampak selalu sehat menemani sang suami berkampanye.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh SBY lewat video pernyataan. Ia menyatakan jika sang istri tengah dirawat lantaran sakit kanker darah.


"Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah," ujar SBY. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura."

Kanker darah merupakan salah satu penyakit berbahaya yang mematikan. Penyakit satu ini paling rentan terjadi pada usia anak-anak. Namun, tidak menutup kemungkinan orang dewasa mengalaminya.

Kanker darah merupakan kondisi di mana sumsum tulang belakang memproduksi sel darah putih yang abnormal. Sel-sel tersebut berkembang dan bertumbuh dengan sangat cepat hingga melebihi jumlah yang dianjurkan. Kondisi tersebut akan membahayakan tubuh karena meningkatkan resiko terpapar infeksi, anemia hingga pendarahan.

Gejala kanker darah sendiri cukup sulit dikenali. Pasalnya, gejala tersebut mirip dengan penyakit yang umum dialami. Hal ini yang menyebabkan penderita sering kali terlambat untuk mendapatkan pengobatan.

Nah, agar dapat mendeteksi kanker darah, ketahui gejala-gejalanya terlebih dahulu. Simak di bawah ini, ya.

1. Terdapat Bercak Merah Keunguan Seperti Memar Di Tubuh


Terdapat Bercak Merah Keunguan Seperti Memar Di Tubuh

Salah satu tanda seseorang mengidap kanker darah adalah keberadaan bercak merah keunguan yang tidak ada sebabnya. Bintik-bintik merah atau ungu yang berkelompok ini dikenal dengan nama petechiae. Biasanya muncul di punggung, dada dan lengan.

Hal tersebut disebabkan oleh trombosit atau sel darah merah yang rendah. Darah akan sulit membeku dan menyebabkan memar pada tubuh. Jika kalian mengalami bercak kemerahan atau keunguan yang tidak normal, segera periksakan ke dokter.

2. Kulit Penderita Kanker Darah Biasanya Pucat


Kulit Penderita Kanker Darah Biasanya Pucat

Tanda lainnya yang dapat dialami penderita kanker darah adalah kulit menjadi pucat. Kanker dalam darah bisa membuat sel darah rusak atau menghambat produksi sel darah merah di sumsum tulang. Akibatnya, kulit akan terlihat pucat.

Seorang dokter dari Rumah Sakit RS Omni Pulomas, dr Anky Tri Rini Kusumaning Edhy, SpA(Onk) menjelaskan bahwa bagian tubuh yang paling terlihat pucat adalah telapak tangan. Telapak tangan juga akan terasa dingin sepanjang hari.

3. Mudah Terserang Infeksi atau Demam


Mudah Terserang Infeksi atau Demam

Sel darah putih merupakan sel yang berfungsi untuk melawan penyakit dan mempertahankan kekebalan tubuh. Namun, pada penderita kanker darah, sel darah putih tidak bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit.

Rusaknya sel darah putih ini mengakibatkan demam berulang yang terjadi dalam periode singkat. Saat terjadi pada anak-anak, ibu biasanya mengira demam berulang tersebut adalah tifus. Oleh karena itu, jika kalian merasa mengalami gejala ini segara periksakan ke dokter.

4. Anemia Bisa Jadi tanda Kanker Darah


Anemia Bisa Jadi tanda Kanker Darah

Sebelumnya telah disebutkan bahwa kanker darah menyebabkan penderita kekurangan sel darah merah. Hal ini tentu menimbulkan anemia. Nah, anemia akan menyebabkan penderita merasa lelah sepanjang waktu meskipun tidak beraktivitas banyak. Rasa pusing, lemas dan napas cepat juga akan menyerang penderita.

5. Nyeri Sendi dan Tulang Terjadi pada Penderita Kanker Darah


Nyeri Sendi dan Tulang Terjadi pada Penderita Kanker Darah

Tubuh memproduksi darah di sumsum tulang. Namun, bagaimana jika sel-sel darah bereproduksi dengan cepat sehingga kepadatan sel darah berlebih? Hal tersebut menyebabkan penderita kanker darah mengeluh nyeri tulang dan sendi.

Biasanya penderita akan mengeluhkan sakit punggung bagian bawah. Gejala satu juga cukup sering diabaikan oleh penderita. Sebagian merasa hanya nyeri sendi biasa dan tidak menindaklanjutinya.

6. Hati-Hati Terhadap Sakit Kepala


Hati-Hati Terhadap Sakit Kepala

Salah satu gejala yang kerap diabaikan lainnya adalah sakit kepala. Gejala ini kerap muncul dalam kasus leukimia akut. Sakit kepala biasanya berlangsung lama dan sangat menyakitkan.

Sakit kepala terjadi karena adanya pembatasan aliran darah ke otak dan tulang belakang. Penyakit ini mirip dengan ketika pembuluh darah berkontraksi dalam migrain.

7. Sering Mimisan Karena Darah Sulit Membeku


Sering Mimisan Karena Darah Sulit Membeku

Mimisan juga salah satu hal yang terjadi pada penderita kanker darah. Sel-sel kanker menyerang trombosit darah yang penting untuk proses pembekuan darah. Hal ini membuat penderita kanker darah sering mengalami pendarahan, termasuk mimisan.

Pendarahan pada penderita kanker darah juga sulit dihentikan. Pasalnya, proses penggumpalan darah berjalan lambat sehingga tidak dapat segera berhenti. Darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna pekat, melainkan merah muda.

8. Pembengkakan pada Beberapa Area Tubuh


Pembengkakan pada Beberapa Area Tubuh

Kelenjar getah bening menyering darah, namun sel-sel kanker terkadang mengumpul di kelenjar getah bening. Hal ini menyebabkan pembengkakan yang biasanya terjadi di bawah ketiak, leher, atas tulang selangka dan selangkangan.

Selain itu, berikut tanda-tanda kanker paru-paru yang juga berbahaya bagi non-perokok, simak di sini. Bagi yang ingin mengetahui ciri-ciri kanker payudara, simak di sini.

You can share this post!

Related Posts