Video Prabowo yang diduga marah-marah di hadapan ulama dan tokoh masyarakat di Sumenep viral di media sosial.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 27 Februari 2019 - 16:30 WIB
WowKeren - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali mendapat sorotan warganet. Kali ini, video Prabowo yang diduga marah-marah di hadapan ulama dan tokoh masyarakat di Sumenep viral di media sosial.
Salah satu akun yang turut membagikan video tersebut di Twitter adalah @BiLLRaY_. Video tersebut diunggah pada Rabu (27/2).
Dalam potongan video tersebut, tampak Prabowo tengah berbicara di mimbar. Namun Prabowo menghentikan pidatonya dan menegur seseorang yang diduga berbicara sendiri.
Sembari menunjuk dari atas mimbar, Prabowo bertanya mengapa orang tersebut berbicara sendiri. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga menantang orang itu untuk menggantikannya berbicara di depan.
"Kenapa kok? Ada apa you bicara sendiri di situ? Apa you saja yang mau bicara di sini?" tanya Prabowo. "Kalau enggak, kamu aja yang bicara di sini."
Melihat sang Capres yang merasa diinterupsi, massa pun menimpali dan meminta Prabowo melanjutkan pidatonya. "Enggak, pak. Terus pak, lanjut pak. Lanjut," sahut para hadirin.
Inilah karakter/watak asli @prabowo yg temperamental alias level PANIK tingkat tinggi shg tdk bisa mengontrol emosi saat bicara didepan ulama & tokoh masyarakat di Sumenep Madura.
— BiLLRaY (@BiLLRaY_) February 27, 2019
Apa karena elektabilitas merosot, nyungsep, sekarang cenderung TIARAP kayanya. #JokowiRamahSabarpic.twitter.com/wyKCXL0gWK
Menanggapi video tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi pun memberikan klarifikasi. Juru bicara BPN, Viva Yoga, menjelaskan bahwa Prabowo saat itu menegur warga yang ikut hadir dalam acara silaturahmi di Ponpes Assadad di Sumenep, Jawa Timur. Bukannya marah kepada ulama atau tokoh masyarakat yang ada.
"Dalam video itu, sikap Prabowo menegur audiens, bukan ulama," jelas Viva dilansir detikcom, Rabu. "Hanya menegur sayang, tidak menegur dengan kemarahan."
Tak hanya itu, Viva juga menilai bahwa Prabowo sangat mencintai dan menghormati ulama. Sehingga, Capres nomor urut 02 tersebut tidak mungkin memarahi ulama.
"Pak Prabowo sangat menghormati dan mencintai ulama, kiai, habaib, habib, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat. Sikap Prabowo seperti itulah yang menyebabkan dirinya dekat dengan ulama dan juga dicintai ulama," ujar Viva. "Jadi, tidak mungkin jika Pak Prabowo memarahi ulama. Justru yang terjadi Prabowo sering dimarahi, dinasihati, dan dibimbing para ulama."
(wk/Bert)