Prabowo Singgung 'Pemimpin Bodoh' dan Ungkap Ingin Wakil Anak Muda Biar Tak Gampang Capek
Nasional

Sempat sebut soal 'pemimpin bodoh', Prabowo kemudian meralat ucapannya saat hadir dalam deklarasi dukungan Aliansi Pengusaha Indonesia.

WowKeren - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali mendapatkan deklarasi dukungan. Kali ini, Prabowo mendapatkan dukungan dari Aliansi Pengusaha Nasional.

Saat menghadiri acara tersebut, Prabowo memberikan beberapa patah kata. Ia mengungkap soal kriteria calon wakil presiden yang diinginkannya. Menurutnya, Sandiaga Uno sudah sesuai dengan kriteria cawapres idamannya.

Meminta kriteria wakil dengan usia di bawah 68 tahun, Prabowo memberikan alasannya. Menurut politikus Partai Gerindra ini, anak muda tidak akan cepat capek berpikir untuk menangani urusan negara.

View this post on Instagram

1000 pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional menggelar deklarasi dan menyampaikan apa yang menjadi harapan mereka untuk pemerintahan ke depan. Dari pengusaha kecil hingga besar semuanya mencurahkan harapan mereka akan ekonomi yang lebih baik. Sejak awal, ikhtiar saya bersama Pak @prabowo ikut serta dalam Pemilihan Presiden ini ialah untuk memperbaiki ekonomi bangsa. Dari 1500 titik kunjungan saya ke berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia, harapan rakyat tidak muluk-muluk, mereka ingin lebih diutamakan, mereka ingin harga-harga kebutuhan pokok lebih stabil dan terjangkau, mereka ingin lapangan kerja terbuka luas untuk rakyat Indonesia, bukan malah untuk tenaga kerja asing. Di bawah kendali ekonomi Prabowo-Sandi kita akan pastikan kepentingan rakyat di atas segala-galanya, bukan kepentingan segelintir golongan apalagi kepentingan asing. Dengan pemerintahan yang kuat dan keberpihakan yang tegas, kita akan hadirkan harga-harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau, serta lapangan kerja yang terbuka luas untuk putra-putri bangsa.


A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

"Saya dari awal ingin calon wakil saya harus anak muda. Lo, kalau saya 68 tahun, pengganti saya harus lebih muda dari saya," ujar Prabowo di Djakarta Theater, pada Kamis (21/3) kemarin. "Dan dia harus fit, harus kuat, harus sehat, dia harus pinter. Betul?"

Menyinggung soal cawapres yang pintar, menurutnya pilihan yang tepat untuk memilih mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Mantan Danjen Kopassus ini juga sempat menyinggung soal pemimpin bodoh, namun ia lantas meralat ucapannya.

"Dan dia harus lebih pintar dari saya. Anda tahu? Itu adalah ilmu seorang panglima. Panglima harus pilih orang-orang yang paling pintar supaya dia tidak terlalu capek berpikir. Betul?" lanjut Prabowo. "Kalau pemimpin kita bodoh, apa, aaa... apa, apalah itu.... Gini, gini, ralat! Kalau orang sekitar kita bodoh-bodoh, kita yang capek."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait