Ibu Yang Dorong Anak Hingga Jatuh Mengaku Khilaf: Tak Ada Niat Menyakiti Putri Saya
SerbaSerbi

Saat memberikan klarifikasi tersebut, sang ibu didampingi oleh penyidik UPPA dan pihak sekolah.

WowKeren - Belum lama ini warganet dihebohkan dengan kemunculan video viral yang memperlihatkan seorang ibu mendorong anaknya hingga jatuh dari mobil. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Kota Malang, Jawa Timur pada Selasa (26/3). Banyak warganet yang menyesalkan tindakan sang ibu tersebut yang seolah-olah tak memiliki belas kasih kepada putrinya sendiri.

Sang ibu pun akhirnya memberikan klarifikasi atas viralnya video tersebut. Ia memohon maaf atas kejadian yang dianggap memiliki unsur kekerasan itu. Sang ibu mengaku dirinya khilaf dan tak mampu menahan emosi hingga akhirnya marah kepada anaknya.

"Dari lubuk hati yang paling dalam saya memohon maaf," kata sang ibu di kediamannya didampingi oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Kota, Jawa Timur, Kamis (28/3) malam. "Dan yang terjadi karena saya khilaf, emosi tanpa berniat menyakiti putri saya."

Ibu tersebut kemudian memberikan penjelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada hari Selasa (26/3). Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB.


Kala itu, terjadi perselisihan antar keduanya hingga membuat sang ibu tak mampu lagi membendung emosi. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berniat untuk menyakiti putri tercintanya.

"Itu spontan, reflek, dan di luar kendali," jelas ibu tersebut. "Saya memperlakukan putri saya yang kurang elok dan pantas untuk dilihat, tanpa ada niatan sedikit pun untuk menyakiti putri saya tercinta. Saya akui saya emosi dan khilaf pada saat itu."

Selain didampingi oleh penyidik UPPA, pihak sekolah tempat putrinya mengenyam pendidikan sekolah dasar juga dihadirkan. Adapun tujuannya untuk dijadikan sebagai saksi atas klarifikasi yang dibacakan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arua Wiguna mengatakan bahwa pihak kepolisian akan tetap mengedepankan azaz manfaat. Hal itu demi kebaikan untuk tumbuh kembang anak sekaligus memberikan edukasi pada ibu agar tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Kita kedepankan azaz manfaat, karena untuk kebaikan tumbuh kembang si anak dan edukasi pada ibu," kata Komang dilansir dari Detik, Jumat (29/3). "Agar tidak terulang kembali, biarlah sang anak kembali bersekolah seperti biasa."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait