Rizal Ramli Kritik Jokowi: Dia Klaim Prestasi Orang Lain Sebagai Hasil Kerjanya
Nasional

Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengkritik Jokowi yang dinilainya tidak pernah menjelaskan strategi baru untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi memang dikenal rajin dalam meninjau proyek pembangunan yang sedang dikerjakan. Hal itu ia lakukan untuk memastikan bahwa proyek benar-benar berjalan. Namun, hal ini justru mendapat sorotan dari Mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli.

Rizal menilai bahwa Jokowi terlalu rajin memantau proyek yang sedang berlangsung. Ia menyebut Jokowi tak ubahnya seorang mandor yang kerap turun langsung untuk mengecek kondisi lapangan. Menurutnya, Jokowi akan cocok menjadi Menteri Pekerjaan Umum (PU) jika nanti Prabowo menang Pilpres.

"Saking all out-nya, untuk satu proyek infrastruktur itu dia (Jokowi) pantau 8 kali," kata Rizal di Sumatera Selatan, Minggu (31/3). "Kaya mandor proyek saja. Saya akan usul untuk Pak Widodo supaya sehabis Pilpres, kalau bisa ditunjuk jadi Menteri PU."

Tak hanya itu, Rizal juga mengkritik kebijakan Jokowi dalam bidang perekonomian. Menurutnya, Jokowi tidak begitu gamblang menjelaskan strategi baru apa yang akan dilakukannya demi meningkatkan perekonomian negara. Menurutnya, Jokowi hanya membeberkan apa yang sudah dikerjakan dengan mengklaim prestasi orang lain sebagai hasil kinerjanya.


"Yang ada dia selalu menjelaskan apa yang telah dikerjakan," tutur Rizal. "Mengaku-ngaku prestasi orang lain sebagai prestasi dia."

Sebaliknya, Rizal memandang bahwa jika Prabowo Subianto menjadi presiden, Capres 02 tersebut akan mampu memajukan ekonomi Indonesia hingga delapan persen. Caranya yakni dengan menaikkan daya beli masyarakat. Sebab menurut Prabowo, saat ini masih banyak masyarakat kurang mampu yang belum bisa memenuhi kebutuhan mereka secara maksimal lantaran harga bahan pokok yang kian melambung tinggi.

Dikatakan Rizal, Prabowo akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini seperti yang pernah dilakukan di masa pemerintahan Presiden [c=Abdurrahman Wahid) alias Gus Dur. Di era pemerintahan Jokowi, gaji ASN memang mengalami peningkatan namun hal itu dinilai masih kurang.

"Gus Dur menaikkan gaji PNS 125 persen dalam 21 bulan," jelas Rizal. "Pak Widodo (Jokowi) hanya bisa menaikkan gaji PNS 5 persen dalam 4 tahun."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait