Prabowo Sebut Elite 'Muka Penuh Tipu-Tipu' Sebar Hoaks Khilafah Tuduh Dirinya
Nasional

Menurut Prabowo, hoaks yang menyebut dirinya adalah sosok pro khilafah di Pilpres berasal dari elite-elite politik 'mukpentip', alias muka penuh tipu-tipu.

WowKeren - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali menegaskan dirinya tidak mendukung ajaran khilafah sama sekali. Prabowo hanya menjunjung nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Menurut Prabowo, hoaks alias kabar bohong yang menyebut dirinya adalah sosok pro khilafah di Pilpres berasal dari elite-elite politik "mukpentip". Istilah tersebut, tutur Prabowo, merupakan akronim dari "muka penuh tipu-tipu".

Prabowo mengaku bahwa para elite tersebut yang sebenarnya ingin mendirikan negara khilafah. Ketua Umum Gerindra tersebut juga menantang membongkar daftar nama para elite "mukpentip" tersebut.

"Mau saya kasih daftar mukpentip? Ada yang nuduh Prabowo khilafah," ujar Prabowo di GOR Satria Purwokerto, Senin (1/4). "Ternyata yang nuduh khilafah, lah dia yang (mau) buat khilafah."

Sementara itu, Prabowo sempat mengeluh kerap kali dituduh sebagai Capres yang pro-khilafah dalam debat Pilpres keempat, Sabtu (30/3) kemarin. Meski mengaku sudah memiliki daftar nama elite penyebar hoaks tersebut, Prabowo mengaku enggan menyebut namanya ke publik.


"Mau saya sebut namanya?" tantang Prabowo. "Tapi ya sudah lah, ini untuk peringatan saja."

Tak hanya itu, mantan Danjen Kopassus tersebut juga yakin bahwa masyarakat Indonesia tak bisa dibohongi dengan isu-isu hoaks. Menurut Prabowo, masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihan di Pilpres 2019.

"Hei elite-elite di Jakarta, ingat, rakyat di Indonesia tak bodoh-bodoh lagi, rakyat Indonesia tak bisa dibohongi lagi," ujar Prabowo. "Ini ada elite yang canggih, mau Presiden ganti-ganti, mau Sukarno, Soeharto orangnya itu-itu saja. Yang nikmat itu-itu saja. Mereka seperti bunglon. Kalau Bung Karno berkuasa, dia dukung. Habis itu dia juga yang nohok Bung Karno, dia juga yang nohok Soeharto."

Ini bukan pertama kalinya Prabowo memberikan peringatan pada para elite. Sebelumnya, Prabowo mengaku sudah muak dengan para elite di Jakarta yang hanya memeras uang rakyat.

"Saya tidak mau, saya saja mantan letnan jenderal, saya saja muak dengan elite-elite yang di situ tiap hari memikirkan bagaimana menipu orang lain," ucap Prabowo dalam pidatonya pada Jumat (29/3). "Saya enggak tahu wataknya itu keturunan mana saya enggak tahu."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait