Jokowi Tegaskan Tak Akan Menoleransi Perusuh Yang Mengganggu Ketertiban Umum
Twitter/setkabgoid
Nasional

Jokowi meminta agar masyarakat memanfaatkan momen bulan suci Ramadan dengan berbuat kebaikan. meski begitu, pemerintah tetap tidak akan mendiamkan pihak-pihak yang berbuat kerusuhan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyampaikan pernyataan politik menanggapi situasi terkini. Pernyataan tersebut diunggah lewat akun Instagram resminya.

Jokowi menjelaskan bahwa berakhirnya Pemilu bukan berarti perjuangan bangsa Indonesia sudah selesai. Justru sebaliknya, keamanan dan stabilitas harus tetap dijamin keamanannya.


"Pemilu adalah suatu event dari perjalanan negara Indonesia yang masih panjang," kata Jokowi di akun Instagram pada Rabu (22/5). "Sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, saya berkewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan."

Ia mengimbau agar momen bulan suci Ramadan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berbuat kebaikan. Masyarakat diharapkan bisa menjunjung tinggi toleransi untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Sebab, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan dan kasih sayang.

"Saat ini kita di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, penuh kasih sayang," jelas Jokowi. "Untuk kita semua saling menghormati, saling menghargai, dan kewajiban kita untuk memperbanyak amal saleh dan berbuat baik."

Meski demikian, pemerintah tetap akan menindak tegas oknum-oknum yang mengganggu jalannya proses demokrasi. Sebab hal itu bisa memicu kerusuhan yang bisa menjadi bibit pemecah persatuan dan kesatuan.

"Akan tetapi kita juga tidak akan memberi toleransi kepada siapa pun juga yang mengganggu keamanan dan ketertiban," lanjut Jokowi. "Yang mengganggu proses-proses demokrasi, dan yang mengganggu persatuan negara yang teramat kita cintai ini."

Oleh sebab itu, pemerintah akan menindak tegas pihak-pihak yang membuat kerusuhan karena bisa mengancam stabilitas nasional. Dikatakannya, Indonesia tidak akan memberikan ruang pada pihak-pihak yang akan merusak negara.

"Terutama perusuh-perusuh, kita tidak akan memberi ruang sedikit pun kepada mereka yang akan merusak negara kita," tambah Jokowi. "Tidak ada pilihan, TNI dan Polri akan bertindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku."

Jokowi memastikan bahwa untuk saat ini situasi masih aman terkendali. Ia meminta agar masyarakat tidak perlu cemas. "Saat ini, situasi masih terkendali. Saya berharap masyarakat tak perlu khawatir," imbau mantan Wali Kota Surakarta itu.

You can share this post!

Related Posts
Loading...