Jepang dan Arab Saudi Bakal Suntik Dana Investasi ke Indonesia Rp 130 Triliun
Nasional

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa rencana investasi tersebut dibicarakan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Jepang.

WowKeren - Indonesia sebagai negara berkembang, kerap menjadi tujuan investasi bagi negara-negara maju di dunia. Investasi ini tentunya dapat mendongkrak tingkat perekonomian Indonesia jika dikelola dengan baik dan benar.

Kabar baik untuk negeri ini, dua perusahaan asal Arab Saudi dan Jepang berencana untuk menggelontorkan dana investasi dalam jumlah besar. Tak tanggung-tanggung, nilainya mencapai 9,2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 129,72 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut menerangkan bahwa rencana tersebut sudah dibicarakan saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Jepang belum lama ini. Perusahaan Arab Saudi, Saudi Aramco, nantinya akan bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero). Mereka akan menggarap proyek perbaikan dan perluasan kilang di Balongan, Jawa Barat.


"Jadi sekarang sedang difinalisasikan, dievaluasi studinya dengan konsultan," kata Luhut dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (2/7). "Mengenai proyek Balongan ini diharapkan dapat bernilai US$7 miliar kalau masuk, kira-kira sebesar itu."

Luhut yakin bahwa investasi ini akan bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Hal itu mengingat bahwa hubungan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman cukup baik.

Rencana investasi yang diperkirakan bisa bernilai Rp 98,7 triliun tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak pertemuan antara Menlu Indonesia dan Arab Saudi beberapa waktu lalu. "Nanti dia (Mohammed bin Salman) juga akan datang ke Indonesia tahun ini," terang Luhut.

Sementara itu, perusahaan Jepang yang juga akan menanamkan modal di Indonesia adalah Toyota. Investasi ini diperkirakan akan bernilai sebesar Rp 31,03 triliun. "Toyota mau masuk pasar Indonesia, mereka lihat Indonesia bisa jadi hub mobil elektronik," pungkas Luhut.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait