Lagu 'I Love You 3000' Melejit, Titi DJ Takjub Dengan Karier Musik Stephanie Poetri
Instagram/stephaniepoetri
Musik

Karya yang menurut Titi DJ sangat sederhana itu rupanya cukup melejit di YouTube. Ia tak menyangka lagu yang diciptakan sendiri oleh Stephanie Poetri itu dikenal hingga kancah internasional.

WowKeren - Putri bungsu Titi DJ dan Andrew Hollis Dougharty, yakni Stephanie Poetri sedang menjadi sorotan publik berkat lagu ciptaannya ''I Love You 3000''. Lagu yang terinspirasi dari film ''Avengers: Endgame'' itu berhasil ia bawakan dengan sangat baik.

Bahkan Titi DJ tidak menyangka atas karier putrinya yang cepat sekali melejit. Ia pun tak habis pikir lagu ciptaan Stephanie sendiri itu dapat dikenal hingga internasional.


"Saya juga kaget bakat Stephanie bisa sebesar itu sekarang,''; ungkap Titi DJ saat ditemui Grid.ID pada Senin (26/8). ''Dari karyanya yang berjudul 'I Love You 3000', itu kan ciptaan dia sendiri."

Karya yang menurut Titi sangat sederhana tersebut pun bahkan cukup melejit di YouTube. Karya Stephanie tersebut bahkan baru 2 bulan diunggah sudah mencapai angka 33 juta penonton dan mendapat likes sebanyak 1,1 juta.

"Terus dia juga tidak melibatkan banyak musisi untuk membuat musiknya, cuma hanya ada satu gitar gitu, terus video klipnya juga sangat sederhana," sambung Titi DJ. "Video klipnya juga dibikin dengan ala-ala vlog gitu, karena dia enggak mau pakai sutradara."

Titi pun mengaku bahwa baik dirinya atau pun pihak manajemen tidak ada satu pun yang menyangka dan memprediksi karier anaknya akan menanjak dan go international. Menurutnya semua terjadi sangat cepat.

''Tidak ada satu pun dari saya dan manajemen yang menyangka memprediksi hal ini akan terjadi,'' ucap Titi DJ. ''Karena cepat banget gitu ihh. Ini kan bulan ketiga dia keluarin single itu bulan Juni awal.''

Baru-baru ini bahkan Stephanie Poetri sudah dikontrak oleh perusahaan musik besar di Amerika Serikat, 88rising. Perempuan berusia 53 tahun itu pun lantas bangga dan senang terhadap putrinya tersebut. Berkat kontraknya tersebut, Stephanie akan tinggal di Amerika untuk menjalankan kariernya.

''Ya senang banget, akhirnya dia dikontrak 88rising dan dia akan tinggal di sana untuk menjalani kariernya,'' ungkap Titi DJ. ''Saya sebagai seorang ibu hanya bisa berdoa dan memberikan bekal kepada dia, memberi support kepada dia dengan semaksimal mungkin.

Kabarnya sebelum memutuskan bergabung dengan 88rising, Stephanie telah mendapat tawaran dari 20 label musik di Amerika Serikat. Dari banyaknya tawaran tersebut, perempuan berusia 20 tahun itu lebih memilih 88rising. Karena menurutnya label tersebut berusaha mengembangkan bakat-bakat terbaik dari Asia dan mengenalkannya di kancah musik Amerika.

''Ya ternyata dia sudah mencari tahu duluan gitu. Jadi 88rising adalah label yang memang mengambil bakat-bakat dari Asia untuk dibesarkan di Amerika,'' ungkap Titi DJ. ''Bagaimana pun, pusat musik dunia dari Amerika.''

You can share this post!

Related Posts