Gerindra Makin Dekat ke Koalisi, Eks Pro-Prabowo Langsung Menjerit
Nasional
Susunan Kabinet Jokowi Maruf

Lewat cuitannya, ia terkesan menyayangkan sikap Prabowo dan Gerindra yang semakin merapat ke kubu pemerintah. Tagar ini sekaligus melambungkan tagar #KamiOposisi yang memuncaki Trending Topic.

WowKeren - Menjelang pelantikan, Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo terpantau semakin sering menggelar pertemuan dengan "pentolan" pihak oposisi. Pekan ini sudah dua tokoh oposisi yang ditemui Jokowi, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Usai pertemuan digelar, isu bergabungnya kedua partai oposisi itu dalam tubuh koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin makin gencar terdengar. Isu ini pun disambut beragam reaksi dari berbagai pihak, salah satunya berupa respons "keras" dari mantan pendukung Prabowo.


Lewat cuitan, akun @BunnyPositively menyampaikan "keluh kesah"-nya lantaran Prabowo dan Gerindra dikabarkan semakin mendekat pada tubuh koalisi. Ia pun mengunggah momen kala Prabowo dan Gerindra masih "teguh" menjadi oposisi.

"Bapak @prabowo Yang Terhormat, Ingatkah Bpk kejadian ini?" cuit sang pemilik akun pada Sabtu (12/10). "Waktu itu kita berkumpul untuk mendukungmu. Saking semangatnya kami meneriakan namamu..sampai kami meneteskan air mata bahagia."

Bersama dengan itu, ia melampirkan video yang menunjukkan agenda ketika para pendukung Prabowo-Sandiaga Uno menggelar kampanye. Lewat cuitan ini pula ia melambungkan tagar #KamiOposisi, sebagai wujud "keteguhan"-nya untuk tetap berdiri berseberangan dengan kubu pemerintah.

"Kini airmata kami sudah kering," imbuhnya. "Tp kami tak menyerah karena #KamiOposisi #KamiOposisi."

Gerindra Makin Dekat ke Koalisi, Eks Pro-Prabowo Langsung Menjerit

Twitter

Untuk diketahui, Prabowo dan Jokowi telah menggelar pertemuan di Istana Negara pada Jumat (11/10) lalu. Salah satu poin yang dihasilkan dari pertemuan itu adalah soal kemungkinan Gerindra untuk masuk ke koalisi pemerintahan.

"Tapi ini belum final," kata Jokowi di Jakarta. "Kami sudah bicara banyak mengenai kemungkinan Partai Gerindra untuk masuk koalisi kita."

Prabowo pun turut membenarkan informasi ini. Kendati demikian, ia juga menegaskan bahwa Gerindra akan tetap membantu kapanpun dibutuhkan sekalipun berada di luar pemerintahan.

"Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami akan tetap loyal di luar sebagai--apa istilahnya--check and balances sebagai penyeimbang," jelas Prabowo. "Karena kita di Indonesia tidak ada oposisi, Pak ya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...