BPIP Sebut Banyak ASN Justru Tak Suka Pancasila: Kan Lucu
Nasional

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono menilai bahwa hal itu menjadi tantangan sebab sebagai aparat sipil negara, para ASN seharusnya lebih bisa memegang teguh ideologi Pancasila.

WowKeren - Pancasila sebagai dasar negara harus dijadikan pedoman bagi setiap masyarakat Indonesia, tak terkecuali bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, apa jadinya jika di antara ASN sendiri justru banyak yang tidak menyukai Pancasila?

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyebutkan bahwa tak sedikit ASN yang tidak suka dengan Pancasila. Kepala BPIP Hariyono mengatakan bahwa hal itu disimpulkan dari sejumlah hasil riset yang dilakukan oleh lembaga-lembaga.


"Berdasarkan hasil riset beberapa lembaga itu," kata Hariyono di Jakarta, Rabu (16/10). "Kan temen-temen di ASN itu banyak yang tidak suka dengan Pancasila."

Hariyono menganggap kondisi semacam ini adalah tantangan untuk ke depan. Sebab seperti diketahui bersama, pendidikan Pancasila selama rentang waktu 1998-2006 cukup memprihatinkan. Pasalnya, pendidikan Pancasila tidak wajib diajarkan baik di pendidikan dasar maupun perguruan tinggi.

"Ini kan tantangan," lanjut Hariyono. "Demikian pula pengarusutamaan Pancasila di lingkungan publik termasuk di pemerintahan itu juga relatif kurang."

Padahal sebagai aparat negara, ASN harusnya justru bisa menjadi contoh bagi publik dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Namun, akan menjadi hal yang lucu ketika mereka justru tidak setuju dengan Pancasila.

Sebab walau bagaimanapun juga, pancasila merupakan dasar negara yang mana hal ini sifatnya sudah final. Oleh sebab itu, para ASN seharusnya lebih bisa memegang teguh ideologi tersebut.

"Kan lucu kalau sebagai aparatur negara kemudian dia sendiri tidak setuju dengan Pancasila karena Pancasila sebagai sebuah dasar negara itu sudah final," tegas Hariyono. "Tapi kalau Pancasila sebagai sebuah cita-cita bangsa itu belum final. Makanya kita perjuangkan bersama-sama."

Selain terkait ideologi Pancasila, belum lama ini ASN juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka diminta untuk tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun berita hoaks.

Jika tidak, maka sanksi akan menanti mereka. Sanksi tersebut beragam tingkatannya. Dari yang paling ringan yakni berupa teguran hingga tak menutup kemungkinan berujung pada pemecatan.

You can share this post!

Related Posts