Viral Kereta Api Berhenti Demi Tunggu Asisten Masinis Beli Makanan
SerbaSerbi

Seorang asisten masinis terpantau santai membeli makanan walaupun kereta apinya 'ditunggu' oleh warga yang hendak melintas. Belakangan KAI mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.

WowKeren - Dunia maya sedang dibuat heboh dengan aksi seorang asisten masinis yang kedapatan membeli makanan. Mungkin aksi itu terkesan biasa kalau saja kereta api yang dikemudikannya tidak "terparkir" di rel tak jauh dari lokasinya membeli makanan.

Dalam sebuah video viral yang diunggah pada Kamis (7/11) malam tersebut, terlihat seorang asisten masinis yang berjalan sembari membawa plastik hitam berisi makanan. Yang membuat publik terkejut, asisten masinis itu terlihat berjalan menuju sebuah kereta yang tengah berhenti di tengah pemukiman. Portal pengaman pun terpasang sehingga menghalangi kendaraan lain yang hendak melintasi rel.


Sontak aksi sang asisten masinis pun menjadi perhatian masyarakat, terutama dari pengendara yang terpaksa berhenti akibat kereta api tersebut. Namun sang asisten masinis tampak tak peduli dan melangkah gontai menuju kereta api yang seolah terparkir menantinya.

"Jajan pake motor ❌ Jajan pake mobil ❌ Jajan pake go food ❌ NOOB," ujar @Chamberalfi, pengunggah video berdurasi 24 detik tersebut. "Jajan Pake Lokomotif 😎."

Twitter/Chamberalfi

Beragam komentar pun ditinggalkan oleh warganet, tentu saja kebanyakan di antaranya merupakan tanggapan kocak. Berikut kutipan beberapa komentar warganet.

"Masinis : gabut ah nungguin masuk ke stasiun mending gua beli ciki dulu di warung," cuit @se****ee. "Dalem ati yg pake motor, si bre***** gua lg belet boker pake acara ni loko brenti di tengah jalan," imbuh @akb****n_.

Namun belakangan terungkap fakta sesungguhnya di balik video viral ini. Menurut warganet dengan akun @Rizals48, kereta tersebut bukannya parkir sembarangan tetapi sedang proses keluar masuk penumpang. Lokomotif pun terlihat sampai keluar dari stasiun pun lantaran kecilnya area stasiun.

Pihak KAI pun ikut buka suara menanggapi hal tersebut. Senada dengan yang disampaikan warganet, KAI menyatakan bahwa lokomotif terpaksa "keluar" dari stasiun karena ukuran lokasi yang begitu kecil.

"Terkait video yang beredar luas di sosial media, Kami klarifikasi bahwa penutupan perlintasan sebidang tersebut bukan karena sedang menunggu asisten masinis dari Lokomotif CC 206 13 33," tulis KAI, Jumat (8/11). "Melainkan sedang menunggu penumpang naik dan turun kereta di Stasiun Parungkuda, Sukabumi."

"Setiap Kereta Api yang berhenti di Stasiun Parungkuda, Lokomotifnya akan menutup Jl. Parakan Salak yang tepat berada di ujung emplasemen stasiun. Hal tersebut dikarenakan stasiun yang kecil dan emplasemen stasiun yang tidak cukup panjang," imbuhnya. "Sehingga posisi Semboyan 10 G yang merupakan tanda berhenti lokomotif berada sejajar dengan perlintasan sebidang. Kejadian penutupan perlintasan tersebut selalu terjadi setiap harinya dan merupakan hal yang normal terjadi di Stasiun Parungkuda."

You can share this post!

Related Posts
Loading...