Polisi Sebut Atribut Ojol Pelaku Bom Polrestabes Medan Hanya Samaran
Nasional
Teror Bom Polrestabes Medan

Seorang driver ojek online diduga menjadi pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan, kepolisian menyebutkan jika atribut ojol yang digunakan hanyalah samaran.

WowKeren - Bom bunuh diri telah terjadi di Markas Polrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Kota Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pun angkat berbicara mengenai pelaku bom bunuh diri itu.

Sebelumnya diketahui jika pelaku bom bunuh diri yaitu Rabbial Muslim Nasution (RMN) melancarkan aksinya dengan menggunakan atribut ojek online (ojol). Namun Polri akhirnya mengonfirmasi jika jaket yang digunakan hanyalah sebagai samaran.

Hal ini lantas membantas sejumlah anggapan jika pelaku bom bunuh diri merupakan driver ojol. Polisi menjelaskan identitas pelaku yang rupanya adalah seorang mahasiswa atau pelajar.

"Itu (jaket ojol) penyamaran," kata Karopenmas Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (13/11). "Tadi saya sampaikan status yang bersangkutan adalah mahasiswa atau pelajar."

Tak hanya menyebutkan nama dan status pekerjaan, Polri juga telah berhasil mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri. Pelaku diketahui merupakan warga kelahiran Medan yang berusia 24 tahun.


Sebelumnya berdasarkan analisa rekaman CCTV, terlihat pelaku memasuki Mapolrestabes Medan menggunakan jaket ojol. Setelah itu pelaku melancarkan aksinya dengan meledakkan diri sekitar 30 meter dari pintu gerbang.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, pelaku bom bunuh diri sempat menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali oleh petugas yang berjaga saat berusaha memasuki Polrestabes Medan. Kepada petugas yang berjaga, pelaku mengaku ingin membuat SKCK.

"Yang bersangkutan itu berdiri seorang diri dengan menggunakan jaket dan ransel," jelas Tatan Dirsan Atmaja. "Kemudian ditegur oleh anggota, mengaku mau buat SKCK."

Polri hingga saat ini masih menyelidiki jenis bom yang digunakan oleh pelaku. Polri juga telah menyatakan jika situasi sudah kembali kondusif sehingga meminta seluruh masyarakat untuk tidak panik.

Bom bunuh diri ini telah menyebabkan jatuhnya korban yakni sebanyak 6 orang mengalami luka-luka. Sementara itu empat kendaraan juga dilaporkan mengalami kerusakan.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts