Jennifer Lopez Ternyata Tak Dapat Bayaran di Film 'Hustlers'
STX Films
Film

Dalam film 'Hustlers', Jennifer Lopez memerankan karakter Ramona, otak dari kumpulan para penari telanjang yang merancang pencurian puluhan ribu dolar dari klien mereka dari Wall Street.

WowKeren - Film terbaru STX yang dibintangi oleh Jennifer Lopez hingga Cardi B, "Hustlers", memang mencuri atensi berlebih. Film yang dirilis secara global pada September ini menampilkan kumpulan para penari telanjang (strippers) yang berusaha mengambil keuntungan dari klien mereka. Aksi para penari telanjang ini dikomandoi oleh Jennifer Lopez selaku pemeran utama.

Akting Jennifer Lopez sebagai Ramona dalam film "Hustlers" sendiri menjadi salah satu aspek yang paling sering dibicarakan. Bahkan tak sedikit penggemar yang menyebut kalau akting pelantun "Ain't Your Mama" tersebut layak diganjar piala Oscar.


Namun belum lama ini, Jennifer Lopez membagikan fakta lain di balik keterlibatannya dengan "Hustlers". Pelantun "El Anillo" ini mengklaim bahwa ia tak menerima honor dari perannya sebagai Ramona.

"Aku melakukan hal ini karena aku mencintainya (berperan dalam film). Aku tidak mendapat sejumlah besar untuk 'Hustlers'," tutur Jennifer Lopez pada majalah GQ.

Lebih lanjut, wanita yang kerap disapa J-Lo ini lantas mengaku bahwa ia dengan sukarela membintangi film "Hustlers", bahkan ia juga sekaligus duduk di kursi produser. "Aku melakukannya dengan cuma-cuma dan memproduksinya. Aku mengendalikan diri sendiri. Aku melakukan apa yang aku mau, apa yang aku sukai," lanjutnya.

J-Lo lantas menyebut kalau perannya sebagai Ramona memberikan pelajaran tersendiri untuknya, sekaligus memberikan pesan pada para wanita tentang arti pemberdayaan. "Untukku yang tumbuh besar berbagi ranjang bersama saudara perempuan, lalu melewati satu hubungan dengan yang lain, memerankan karakter itu (Ramona), dan harus menjadi independen dan memiliki tugas-tugas, aku pikir, 'Ya Tuhan, ini sungguh sebuah pemberdayaan'," tegasnya.

"Hustlers" sendiri diadaptasi dari artikel bertajuk "Hustlers at Scores" karya Jessica Pressler yang diterbitkan oleh majalah New York pada tahun 2015 lalu. Artikel tersebut ditulis berdasarkan kisah nyata tentang mantan penari telanjang yang merancang pencurian puluhan ribu dolar dari klien mereka dari Wall Street.

"Hustlers" mengambil setting waktu tahun 2000-an di New York, tepatnya setelah terjadinya krisis keuangan. Pada masa itu, banyak wanita yang menggantungkan hidupnya pada lelaki kaya yang kerap menyambangi klub-klub malam. Film ini disutradarai oleh Lorene Scafaria, yang juga sekaligus merangkap sebagai penulis naskah.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts