Pengemis Ini Terciduk Razia, Ransel Berisi Uang Tunai Rp 194,5 Juta Bikin Syok
SerbaSerbi

Ini bukan pertama kalinya pengemis tersebut terciduk razia petugas. Sebelumnya, pengemis bernama Muklis ini juga pernah kedapatan membawa uang tunai senilai puluhan juta rupiah.

WowKeren - Fenomena pengemis yang memiliki harta menakjubkan kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan dibuat syok dengan temuan uang tunai senilai Rp 194,5 juta di dalam tas ransel seorang pengemis bernama Muklis Muctar Besani.

Pengemis tersebut diamankan di depan bank swasta di kawasan Gandaria pada Jumat (29/11). Ini bukan pertama kalinya Muklis terciduk razia petugas. Sebelumnya, ia juga pernah kedapatan membawa uang tunai senilai puluhan juta rupiah.

"Sejak 2017 sudah ngemis," terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursyidin, dilansir Kompas pada Sabtu (30/11). "Kan pernah ditemukan juga, jadi dia punya uang kurang lebih Rp 86 juta."

Uang puluhan juta tersebut merupakan hasil Muklis mengemis di jalanan. Kala itu, Muklis dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya untuk dibina hingga akhirnya dijemput pihak keluarga. Muklis sendiri telah diimbau untuk tidak mengemis lagi, seluruh uangnya juga dikembalikan.


Namun imbauan tersebut agaknya tak diindahkan oleh Muklis. Pasalnya, ia kembali terjaring petugas dan juga kedapatan membawa uang tunai ratusan juta. Uang tersebut terdiri dari pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, hingga Rp 100 ribu.

"Tertangkap sedang mengemis di salah satu tempat di kawasan Gandaria, Ketangkap jam 09.30," ungkap Mursyidin. "Itu uang dari hasil dia mengemis. Pengakuannya jika mendapat sekian puluh ribu dia tukar."

Muklis sendiri selalu membawa uang tunai yang dimasukkan ke dalam ranselnya itu selama mengemis di kawasan Jakarta Selatan. Pasalnya, pengemis berusia 65 tahun tersebut tak pernah pulang ke rumahnya yang berada di Ciputat. "Jadi itu hasil mengumpulkan dari uang Rp 86 juta itu," terang Mursyidin.

Usai terjaring razia untuk yang kedua kalinya, Muklis dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat untuk mendapat pembinaan. Petugas mengaku akan mengembalikan uang Muklis apabila pengemis tersebut sudah dijemput guna dilakukan pembinaan.

"Kalau uang tidak kita ambil," pungkas Mursyidin. "Pasti nanti ditunggu dulu keluarga yang mau jemput Muklis."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait