Trailer Perdana 'No Time To Die' Konfirmasi Agen 007 yang Baru
YouTube/James Bond 007
Film

Trailer perdana ini masih menampilkan beragam aksi dari Daniel Craig yang menjalankan sebuah misi sebagai agen 007 alias James Bond dalam seri ke-25 'Bond' tersebut.

WowKeren - Sesuai janji, MGM Entertainment akhirnya benar-benar merilis trailer perdana "No Time To Die" pada Rabu (4/12) waktu setempat. Trailer perdana ini kembali menampilkan sang pemeran utama, Daniel Craig, yang melakukan beragam aksi sebagai si mata-mata ikonik James Bond alias agen 007.

Trailer berdurasi 2 menit 35 detik ini bisa dibilang cukup eksplosif dan menghadirkan banyak sekali adegan menegangkan nan memacu adrenalin. Tak cuma itu, sejumlah karakter kunci dalam film ini pun langsung diperlihatkan satu per satu.


Seperti kemunculan kembali Franz Oberhauser alias Blofeld yang diperankan oleh Christoph Waltz. Lalu penampakan villain utama film ini, Safin, yang diperankan oleh aktor peraih piala Oscar Rami Malek. Serta karakter Nomi yang diperankan oleh aktris "Captain Marvel" Lashana Lynch, yang diduga kuat bakal menjadi masa depan franchise "Bond" sebagai agen 007 yang baru.

Trailer perdana ini bisa dibilang benar-benar membuat para penggemar setia seri "Bond" merasa antusias. Dengan cuplikan beragam adegan menegangkan yang ditampilkan, boleh jadi "No Time To Die" akan kembali mengulang kesuksesan film-film pendahulunya. Terlebih "No Time To Die" menjadi film "Bond" termahal yang tentunya diharapkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar.

Di sisi lain, sebelumnya Daniel Craig sendiri mengatakan bahwa "No Time To Die" akan menjadi film terakhirnya sebagai sang agen mata-mata setelah memerankan karakter tersebut selama empat kali. "Di masa depan, orang lain harus melakukannya (memerankan karakter James Bond)," tutur Daniel Craig.

Tak cuma itu saja, Daniel juga memastikan bahwa ia akan benar-benar tak mau terlibat lagi di franchise ini meskipun jika ditawari menjadi sutradara ataupun produser. "Demi Tuhan aku tidak (tertarik). Aku ingin pulang, makan sesuatu dan tidur," jawab sang aktor.

"Jika kau menjadi sutradara, maka pada malam hari kau masih bersama produser, penulis skenario, dan banyak lagi (untuk berdiskusi) lewat telepon. Dan kemudian setelah dua jam tidur, kau harus kembali ke set (syuting). Tidak, terima kasih," tambahnya.

Sementara itu, "No Time To Die" sendiri disebut-sebut merekam tiga adegan yang berbeda untuk ending demi mencegah kebocoran cerita, bahkan untuk pemainnya sekalipun.

Berdasarkan sinopsis yang dibagikan, dalam "No Time To Die" James Bond dikisahkan telah meninggalkan dunia mata-mata dan menikmati kehidupan yang tenang di Jamaika. Kedamaiannya berumur pendek ketika teman lamanya Felix Leiter dari CIA muncul meminta bantuan untuk menyelesaikan sebuah misi.

Misi untuk menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik ternyata jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan, hal ini kemudian membawa Bond ke jejak penjahat misterius yang dipersenjatai dengan teknologi baru yang berbahaya.

"No Time To Die" diarahkan oleh sutradara Cary Joji Fukunaga yang dikenal usai membesut film "Beasts of No Nation" pada tahun 2015 lalu. Rencananya, film ini siap rilis di UK pada 3 April 2020 dan 8 April 2020 di US.

You can share this post!

Related Posts