Mbah Mijan Buka Suara Soal Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagad, Beri Wanti-Wanti Ini
Instagram/mbahmijan
Selebriti
Fenomena Kerajaan Fiktif

Sosok Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat sempat viral di media sosial hingga membuat publik geger. Paranormal Mbah Mijan pun memberikan pendapat mengenai peristiwa tersebut.

WowKeren - Beberapa waktu terakhir, publik dihebohkan dengan munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Keraton Agung Sejagat mengklaim kekuasaan seluruh negara di dunia, hingga mengaku memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit.

Selain itu, Keraton Agung Sejagat juga dipimpin oleh Raja Sinuhun yang bernama asli Totok Santosa Hadiningrat, serta Kanjeng Ratu bernama asli Dyah Gitarja. Namun "Raja" dan "Ratu" Keraton Agung Sejagat akhirnya sudah ditangkap oleh polisi sejak 14 Januari lalu. Hal tersebut dikarenakan Totok dan istrinya diduga menyebarkan kebohongan sekaligus penipuan.


Anggota yang bergabung menjadi bagian dari Keraton Agung Sejagat pun sempat ditarik uang untuk seragam sebesar Rp3 juta. Totok dan Dyah juga merekrut anggota dengan iming-iming gaji dolar tiap bulan.

Kehebohan yang terjadi akibat kemunculan Keraton Agung Sejagat membuat paranormal Mbah Mijan ikut memberi tanggapan. Sebelumnya, Mbah Mijan merasa heran dengan kemunculan kerajaan tersebut. Kali ini, Mbah Mijan mengimbau masyarakat agar saling mengingatkan dalam kebaikan.

"KING AND QUEEN OF KERATON AGUNG SEJAGAT. Mereka sanggup merekrut ratusan pengikut, untung budaya yang dibawa, coba kalo agama, ribuan orang akan menjadi pengikutnya," tulis Mbah Mijan di Instagram pada Sabtu (18/1). "Itu sebabnya, saya mengambil tindakan Silih Jagi, Asah, Asih, Asuh. Saling Support, Saling Menginggatkan, Saling Menjaga agar tetap seimbang."

Lebih lanjut, Mbah Mijan juga memberi nasehat agar masyarakat tak tinggal diam jika menemukan hal yang salah. Paranormal berusia 35 tahun tersebut juga menegaskan agar tak gentar membela kebenaran meski mendapat caci maki.

"Kalau semuanya diam, maka Ratu Eden - Ratu Eden akan bermunculan. Siapa lagi yang mengingatkan? Katakan yang benar jika itu benar, jangan ragu jangan gentar. Katakan salah kalau itu salah, jangan ragu jangan bimbang. Walaupun banyak yang menghadang," imbuh Mbah Mijan. "KEBAIKAN TIDAK SEMUA SUKA DAN KEBURUKAN TIDAK SEMUA BENCI. KEBENARAN AKAN DIBULLY SAAT EMOSI TAPI DIAKUI SAAT TERBUKTI."

You can share this post!

Related Posts