Siapkan 100 RS Rujukan untuk Isolasi, Jokowi Sebut Virus Corona Tak Terdeteksi di RI
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Meski penyebaran virus corona dilaporkan sudah mencapai negara-negara di Asia Tenggara, namun Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa sampai detik ini virus tersebut tidak terdeteksi di RI.

WowKeren - Wabah misterius virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, kian menyebar ke sejumlah negara. Pemberitaan terkait virus ini juga cukup menyita perhatian publik, mengingat penyebarannya relatif cepat.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyebut bahwa di Indonesia masih belum ada kasus virus corona yang terdeteksi. Hal tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram resminya.

"Beberapa negara di kawasan Asia Tenggara telah mengkonfirmasi masuknya virus corona," tulis Jokowi. "Namun, sejauh ini, belum terdapat indikasi menyebarnya virus tersebut di Indonesia."

Ia mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi wabah virus yang belum memiliki vaksin ini. Begitu juga dengan masyarakat, Jokowi meminta agar publik juga meningkatkan kewaspadaan.


"Kendati demikian, kita tetap waspada dan hati-hati," lanjut Jokowi. "Saya telah menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk mengantisipasi wabah virus ini, sekaligus meningkatkan kesiagaan."

Jokowi menyebut bahwa pemerintah juga telah menyiapkan 100 rumah sakit untuk rujukan. RS-RS tersebut memiliki fasilitas ruang isolasi terhadap pasien dengan gejala penyakit paru-paru dan pernapasan. Tak hanya itu untuk mencegah penyebaran virus ini ke Indonesia, pemerintah juga telah memperkuat pengawasan di bandara sebagai pintu keluar masuk.

Pengawasan tersebut berguna untuk mendeteksi dan memantau penumpang yang datang, terutama dari negara-negara yang sudah terkonfirmasi ada warganya yang terjangkit virus ini. Langkah ini dilakukan dengan mengaktifkan 135 thermo scanner di 135 pintu masuk negara yang meliputi darat, laut, dan udara.

Sebelumnya, Terawan menyebut bahwa Indonesia dalam status Siaga I terkait penyebaran virus corona ini. Terawan meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi berita penyebaran virus misterius ini. Ia memastikan bahwa pihaknya akan mengecek pintu masuk negara untuk menekan persebaran virus tersebut dari Tiongkok. "Aku akan cek semua termasuk pintu-pintu masuk negara, kita udah siaga satu ini, nggak ada tidurnya, jadi tenang," kata Terawan dikutip dari situs resmi Kemenkes, Senin (27/1).

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts