Ahok Jadi Cakada Ibu Kota Baru Tuai Polemik, Istana Pasang Badan dan Bilang Ini
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Presiden Joko Widodo menyebutkan 4 orang yang digadang-gadang menjadi Calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Baru, salah satunya Ahok yang langsung menuai penolakan dari banyak pihak.

WowKeren - Nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sedang menjadi sorotan banyak pihak. Pasalnya Ahok kini masuk dalam bursa calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Baru.

Perihal masuknya Ahok di bursa ini diumumkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo. Namun setelah Jokowi menyebut potensi Ahok menjadi Calon Kepala Badan Otorita IKN, berbagai badai penolakan pun menerjang.


Salah satu yang bersikeras menolak adalah alumni aksi massa 212, Damai Hari Lubis. Damai mempermasalahkan rekam jejak Ahok selama ini, terutama dengan status mantan narapidana kasus penistaan agama yang menjerat sang mantan Gubernur DKI Jakarta.

"Sebagai calon kepala daerahnya adalah Ahok, maka kami katakan dan nyatakan secara tegas, kami menolak keras Ahok," kata Damai, Kamis (5/3). "Lantaran fakta-fakta pribadi Ahok merupakan seorang jati diri yang memiliki banyak masalah."

Pihak Istana Kepresidenan pun angkat bicara soal penolakan ini. Pihak Istana menilai Ahok merupakan kandidat yang cocok menjadi Kepala Badan Otorita IKN Baru karena pernah memiliki track record mengelola DKI Jakarta.

"Saya kira nama Pak Ahok bukan ini lagi sesuatu yang mengherankan, karena beliau saja pernah menjadi gubernur ya," jelas Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Donny Gahral Adian, di Hotel IBIS Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). "Punya track record dalam mengelola sebuah apa namanya itu Ibu kota (Jakarta) ya."

Menurut Donny, Ahok sudah menunjukkan kesuksesan saat mengelola DKI Jakarta. Oleh karena itu merupakan keputusan yang tepat untuk memasukkan Ahok dalam daftar calon kepala ibu kota baru. Kendati demikian Donny memastikan Ahok belum pasti menempati posisi tersebut.

"Kan masih dalam pembahasan, belum diputuskan ya," terang Donny. "Jadi saya kira kita tunggu saja dari presiden, siapa yang akan diputuskan nanti menjadi Kepala Badan Otorita."

Di sisi lain, Ahok bukanlah satu-satunya sosok yang digadang-gadang menjadi Kepala Badan Otorita IKN Baru. Selain Ahok, ada 3 nama lain, yakni Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., Ir Tumiyana, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts