Gerakan Pakai Masker Kain Demi Cegah Corona Mencuat, Seberapa Efektif?
Health
COVID-19 di Indonesia

Indonesia melakukan berbagai hal untuk melawan wabah Corona yang semakin ganas. Salah satunya Staf Khusus Presiden yang menggalakkan gerakan masker kain untuk semua orang.

WowKeren - Masker menjadi produk kesehatan yang langka di tengah wabah virus Corona. Padahal masker sendiri diperlukan untuk meminimalisir potensi seseorang tertular virus Corona.

Oleh karena itulah Staf Khusus Presiden, diwakili oleh Belva Devara mengajak masyarakat untuk rajin menggunakan masker kain. Lantas seberapa efektifnya kah langkah ini? Simak penjelasan berikut ini.

Disampaikan oleh Belva lewat cuitannya, gerakan "Masker Kain Untuk Semua" ini penting untuk menekan laju penyebaran virus. Harapannya masker medis hanya digunakan oleh para petugas medis yang berjuang di garda terdepan.

Masker Kain-1

Twitter

"Untuk menekan R0 ini, selain melalui #jagajarak dan #dirumahaja juga bisa dibantu dengan PEMAKAIAN MASKER kain oleh SEMUA PUBLIK, termasuk yang merasa sehat, dan terutama yang harus bekerja di luar rumah," cuit Belva. "Kenapa? Dapat MENGURANGI kemungkinan penularan."

Lebih lanjut, Belva pun membeberkan fakta bahwa masker kain, tergantung bahannya, bisa mencegah transmisi virus Corona. Memang tak sebaik masker medis, namun tingkat efektivitasnya mencapai 50 sampai 75 persen.

"Dengan begitu, tidak perlu ada penimbunan masker medis. Dan masker medis tidak naik harga," imbuh Belva. "Lebih mudah diakses oleh petugas medis."


Dalam utas cuitannya, Belva pun melampirkan beberapa bahan yang efektif dalam menangkal virus Corona. Sekali lagi, memang tak sebaik masker medis, namun setidaknya menggunakan masker dari bahan sarung bantal atau kain kaos 100% katun dapat memberi efek positif.

Masker Kain-2

Twitter

Masker Kain-3

Twitter

Belva sendiri menegaskan pentingnya memakai masker kain ini. Sebab dalam beberapa kasus positif justru tak ada gejala sama sekali sehingga tanpa disadari virusnya menular kemana-mana. Penularan sulit dihentikan karena pengidapnya tak menunjukkan gejala sakit apapun.

Kendati demikian Belva menegaskan pemakaian masker kain tak membuat masyarakat bebas bergerak di tengah wabah Corona. "Proteksinya TIDAK SEMPURNA. Kalau terpaksa keluar, lebih baik pakai masker kain drpd tidak sama sekali," tegasnya.

Lebih lanjut, bahkan negara-negara yang kini berhasil mengendalikan laju penyebaran virus memang memiliki warga yang terbiasa menggunakan masker, berbahan kain sekalipun. Namun demikian, Belva menegaskan pemakaian masker kain agar efektif dalam menangkal Corona tetap harus diikuti dengan kaidah yang benar.

Masker Kain-4

Twitter

Oleh karenanya Belva bersama Staf Khusus Presiden lain akan menghimpun proses produksi masker dan penyalurannya. Selain untuk menekan angka penularan virus, UMKM yang terlibat bisa mendapat pemasukan di tengah roda perekonomian yang sedikit macet akibat wabah.

(wk/elva)

You can share this post!