Faktor Ini Diduga Sebabkan New York Jadi Pusat Penyebaran Corona di AS
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

AS telah melaporkan lebih dari 500 ribu kasus COVID-19. Dari jumlah itu, New York telah 'menyumbang' pasien terbanyak dengan 172,358 kasus, sehingga disebut sebagai pusat penyebaran corona di AS.

WowKeren - Jumlah kasus positif virus corona (COVID-19) di Amerika Serikat terus mengalami lonjakan yang drastis, bahkan telah menembus angka 500 ribu. Dari jumlah tersebut, New York menjadi kawasan dengan kasus COVID-19 terbanyak di AS.

New York telah mencatatkan 172,358 kasus positif virus corona. Dari angka itu, 7,844 korban di antaranya dinyatakan tewas dan 148,280 lainnya dikonfirmasi telah pulih. Atas hal ini, New York pun menjadi episentrum alias pusat penyebaran COVID-19.

Terkait hal ini, Gubernur New York Andrew Cuomo menyebut kalau kepadatan penduduk dan jumlah pengunjung asing di New York menjadikan kota metropolitan tersebut lebih rentan sebagai lokasi penyebaran ideal untuk penyakit menular. New York diketahui memiliki populasi 8,6 juta jiwa dan menjadi daerah terpadat di Amerika Serikat.

New York City memiliki lebih dari 60 juta wisatawan per tahun, dan merupakan titik masuk ke AS bagi banyak pelancong. Jutaan penumpang kereta komuter berdesakan di kereta bawah tanah setiap hari, bahkan menjaga jarak di trotoar pun terkadang sulit karena saking sesaknya.


"NYC memiliki semua prasyarat yang akan memperkuat alasan kenapa dampaknya terparah," kata Irwin Redlener, profesor kesehatan masyarakat dan pakar persiapan bencana di Universitas Columbia.

Sebagai informasi tambahan, jumlah kasus positif COVID-19 di AS mengalami kenaikan yang signifikan lantaran dalam 24 jam terakhir ada penambahkan 33,752 kasus baru yang dikonfirmasi, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 18,761 jiwa dan 27,314 pasien lainnya dinyatakan sembuh.

Dari data tersebut, AS mencatatkan kasus aktif sebanyak 457,102 pasien. Dilaporkan bahwa 10,917 di antaranya berada dalam kondisi kritis. Saat ini, AS sendiri kini masih menjadi negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak di dunia.

Sedangkan daerah-daerah lainnya di AS yang juga terus mengalami lonjakan jumlah kasus positif corona di antaranya adalah New Jersey, Michigan, California, Louisiana, Massachusetts, Pennsylvania, Florida, Illinois, Texas, Georgia, Connecticut, hingga Washington DC yang masing-masing telah mencatatkan lebih dari 10 ribu kasus.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts