Asteroid Raksasa Dekati Bumi, Warga Indonesia Bisa Tonton Lewat Cara Ini
YouTube
SerbaSerbi

Asteroid berukuran raksasa akan melintasi bumi pada malam ini mulai pukul 19.00 WIB, begini panduan bagi masyarakat Indonesia yang berencana mengamati fenomena alam ini.

WowKeren - Sebuah asteroid raksasa yang diberi nama 52768 atau 1998 OR2 akan mendekati Bumi pada malam ini (29/4). Asteroid 1998 OR2 ini diklaim raksasa lantaran memiliki diameter sekitar 1,8 kilometer hingga 4,1 kilometer.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan jika masyarakat Indonesia dapat mengamati melintasnya asteroid tersebut di bumi. Namun, fenomena ini tidak dapat diamati dengan mata telanjang namun masyarakat awam harus memiliki teleskop besar.

”Asteroid-asteroid tersebut saat ini belum bisa diamati,” kata Koordinator Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN Bandung, Emanuel Sungging Mumpuni seperti dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (29/4). “Kecuali pakai teleskop yang besar, seperti ATLAS.”

Masyarakat yang tidak memiliki teleskop besar juga diminta tidak khawatir. Pasalnya, warga masih bisa menonton melalui siaran langsung asteroid melalui virtual teleskop dari Roma di akun YouTube ini (https://www.youtube.com/watch?v=JmR4-dmCoqI&feature=youtu.be).


Siaran langsung tersebut akan dimulai pada 30 April pukul 01.30 WIB. Jarak terdekat asteroid ini dengan Bumi bakal terjadi hari ini, yaitu berjarak 6,4 juta km.

Peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto mengatakan asteroid 1998 OR2 akan tampak relatif terang dengan skala terang sekitar 11 magnitudo. Nantinya pada pukul 19.00 WIB, asteroid akan akan berada di dekat rasi Hydra yang berada di arah timur pada ketinggian sekitar 60 derajat.

”Untuk mengamatinya, diperlukan teleskop berdiameter lebih dari 5 cm,” jelas Rhorom. “Perlu kejelian untuk mengarahkan teleskop ke arah yang tepat karena asteroid ini tidak tampak langsung dengan mata bugil. Saat tengah malam, asteroid ini berada pada koordinat langit : Asensiorekta 10 jam 49 menit dan Deklinasi -24,4 derajat.”

Sementara itu, asteroid ini dipastikan juga tidak akan menabrak Bumi. Pasalnya, jaraknya dinilai sangat jauh dari Bumi sehingga hanya memiliki kesempatan menghantam Bumi dengan perbandingan 1:50 ribu setiap 100 tahun.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait