'Anti' Gunakan Masker di Tengah Pandemi COVID-19, Presiden Trump Kembali Jadi Sorotan
Getty Images
Dunia

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kerap kedapatan tidak memakai masker saat melakukan kunjungan di tengah pandemi corona. Hal ini tentunya menjadi sorotan di media sosial.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kerap menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karenya pernyataan kontroversialnya, melainkan karena enggan menggunakan masker di tengah pandemi corona (COVID-19).

Tentunya sikap Trump ini kemudian menjadi bahan pembicaraan di media sosial Twitter. Adalah CBS News White House Correspondent Mark Knoller yang merupakan pengekspos dimana Presiden AS tersebut tidak menggunakan masker saat memasukin Honeywell yang memproduksi masker N95.

Tak sendiri bahkan para stafnya juga tidak menggunakan masker kala itu. Adapula saksi mata yang mengklaim melihat Trump tidak mengenakan masker ketika dia berjalan keluar dari Air Force One setelah mendarat di Arizona.

\'Anti\' Gunakan Masker di Tengah Pandemi COVID-19, Presiden Trump Jadi Sorotan

Twitter

"Presiden Donald Trump turun dari pesawat dengan mengenakan jas biru tua dan dasi merah. Dia tidak mengenakan masker. Dia menuruni tangga diikuti oleh Senator Martha McSally, R-Ariz. Dan Rep. Republik. Debbie Lesko dan Paul Gosar. Tidak ada memakai masker," cuit editor koran The Arizona Republic Dan Nowicki melalui Twitternya.


\'Anti\' Gunakan Masker di Tengah Pandemi COVID-19, Presiden Trump Jadi Sorotan

Twitter

Kontroversi soal ogahnya Trump menggunakan masker di tengah pandemi corona direspon oleh banyak netizen. Meski begitu, ada bagian dari mereka yang membela Presiden ke-45 Amerika Serikat tersebut.

"Kayaknya dia sudah divaksin," komentar seorang netizen. "Trump itu dites setiap hari dari virus. Tidak ada yang bisa bertemu dia tanpa dites terlebih dahulu," bela netizen lainnya.

Sementara itu, Personel Angkatan Laut Amerika Serikat yang merupakan pengawal pribadi atau valet dari Trump pada Jumat (8/5) dinyatakan positif COVID-19. "Kami baru-baru ini diberitahu Unit Medis Gedung Putih bahwa seorang anggota Militer Amerika Serikat yang bekerja di Gedung Putih positif terinfeksi virus corona," kata Wakil Sekretaris Gedung Putih, Hogan Gidley.

Adanya kejadian ini lantas membuat Trump harus menjalani tes virus corona oleh dokter Gedung Putih. Disebutkan bahwa hasil tes Presiden berusia 73 tahun tersebut beserta Mike Pence selaku wapres adalah negatif. "Presiden dan Wakil Presiden (Mike Pence) sejak itu dites, hasilnya negatif dan mereka tetap sehat," kata Hogan Gidley dalam lanjutan keterangannya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait