Thai Airways Bangkrut, Hampir Rp 11 Triliun Refund Pelanggan Tertunda
Nasional
Pandemi Virus Corona

Thai Airways hanyalah satu dari banyak maskapai di dunia yang babak belur akibat pandemi COVID-19. Pandemi membuat sektor penerbangan mengalami krisis keuangan.

WowKeren - Maskapai Nasional Thailand, Thai Airways, menyatakan bangkrut dan tengah mengajukan proses rehabilitasi utang. Akibatnya, maskapai ini bahkan harus menunda permintaan pengembalian dana pelanggan.

"Karena Thai (Thai Airways) saat ini sedang menjalani proses rehabilitasi melalui Pengadilan Kepailitan Pusat," kata maskapai tersebut melalui pernyataan ke media seperti dilansir dari BusinessTraveller, Rabu (3/6). "Dengan sangat menyesal perusahaan memberi tahu pelanggan bahwa untuk sementara waktu dilarang memproses permintaan pengembalian uang apa pun."


Tak pelak, keputusan maskapai yang satu ini tentu membuat pelanggan menjadi was-was. Pasalnya, jumlah total dana yang harus dikembalikan oleh Thai Airways tidak sedikit, yakni mencapai Rp 24 miliar baht. Atau setara dengan hampir 11 triliun rupiah.

Sebelumnya, maskapai ini telah meminta bantuan pemerintah dengan meminjam dana sebesar 58,1 miliar baht atau sekitar Rp 26,2 triliun. Hal itu tak lepas dari kondisi keuangan perusahaan yang mengalami krisis akibat pandemi COVID-19.

Untuk mencegah agar perusahaan tak sampai bangkrut, maskapai ini sempat diminta untuk membuat rencana restrukturisasi oleh pemerintah setempat. Pemerintah Thailand telah memberikan persetujuan pada perusahaan untuk melakukan restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan. Dengan begitu, Thai Airways akan dilindungi dari penyitaan sampai rehabilitasi utang dengan kreditor (pelanggan) diselesaikan.

Thai Airways bukan satu-satunya maskapai yang mengalami krisis akibat pandemi. banyak maskapai maskapai lain di dunia yang mengalami hal sama. Maskapai ini terpaksa menghentikan penerbangan sejak April lalu dan melakukan beragam cara untuk refund. Selain itu, maskapai ini juga memberikan kesempatan bagi pelanggannya untuk melakukan penjadwalan ulang tanpa mengenakan biaya tambahan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts