Arab Saudi Resmi Cabut Jam Malam Akhiri Lockdown, Ibadah Haji dan Umrah Bakal Diperbolehkan?
Dunia
Pandemi Virus Corona

Pemerintah Arab Saudi mengakhiri kebijakan lockdown di semua wilayah pada Minggu (21/6) pukul 6 pagi waktu setempat. Walau demikian, mereka masih menerapkan protokol kesehatan ketat.

WowKeren - Pemerintah Arab Saudi resmi mencabut jam malam sebagai langkah untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19) pada Minggu (21/6). Meski demikian, mereka tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Diketahui Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan pencabutan jam malam sepenuhnya di semua wilayah Kerajaan mulai Minggu (21/6) pukul 6 pagi waktu setempat.

Dengan pancabutan jam malam tersebut, aktivitas ekonomi dan perdagangan seperti halnya salon dan bioskop akan segera dibuka. Begitu juga dengan aktivitas salat di masjid kota Mekkah yang sudah diperbolehkan. Walau demikian, Arab Saudi tetap menerapkan pedoman social distancing yang ketat karena masih ditemukan lonjakan kasus COVID-19.

Diungkap dalam Aljazeera yang dilansir oleh DetikNews, biarpun lockdown telah berakhir namun ibadah haji dan umrah, penerbangan internasional serta masuk dan keluar melintasi perbatasan darat dan luat masih terus ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.


Pemerintah Arab Saudi memang masih belum memberikan pengumuman tentang pelaksanaan haji pada bulan Juli nanti tetap digelar atau tidak. Sejauh ini Arab Saudi memang mendesak seluruh umat Islam untuk menunda persiapan pelaksanaan haji atau umrah.

Di sisi lain, Arab Saudi mengalami lonjakan kasus setelah melonggarkan lockdown pada akhir Mei lalu. Dari data yang tercatat, Jeddah menjadi kota dengan jumlah kasus terbanyak kedua setelah Riyadh.

Sebelumnya, Arab saudi telah membuka kembali 90.00 masjid pada Minggu (31/5) untuk salat subuh, termasuk masjid Nabawi. Media setempat menyatakan jika masjid-masjid itu dibuka usai dilakukan pembersihan secara menyeluruh termasuk mensterilkannya.

Sementara itu, data dari Research Center Johns Hopkins University, Arab Saudi hingga Senin (22/6) memiliki 157.612 kasus konfirmasi positif Corona. Sedangkan untuk pasien Corona yang meninggal dunia di Arab Saudi mencapai 1.267 orang.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts