Gedung Putih Klaim Trump Cuma Bercanda Soal Lambatkan Pengujian Corona
Dunia

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa ia mengarahkan untuk memperlambat pengujian virus corona lantaran hal itu menyebabkan membengkaknya jumlah kasus COVID-19 yang dilaporkan.

WowKeren - Gedung Putih menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum mengarahkan untuk melakukan pengurangan pengujian virus corona (COVID-19) di AS. Pihak Gedung Putih menyatakan bahwa pernyataan Trump tersebut hanyalah candaan semata.

"Itu adalah komentar yang dibuatnya untuk bercanda," ujar sekretaris pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany.

McEnany mengatakan, Trump belum memberi tahu para pejabat untuk mengurangi laju pengujian. Hingga awal pekan ini, tidak ada permintaan soal pengujian virus corona yang dibuat oleh Trump.

"Dia belum mengarahkan itu. Setiap saran bahwa pengujian telah dibatasi tidak berakar pada kenyataannya," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Presiden berusia 74 tahun itu mengatakan pada rapat umum politik di Oklahoma bahwa ia telah mengarahkan untuk memperlambat pengujian virus corona. Ia mengatakan, prses tersebut telah menyebabkan peningkatan jumlah kasus COVID-19 yang harus dilaporkan.


Disebutkan bahwa Trump melihat tindakan numerik sebagai tanda kemenangan atau kegagalan. Presiden dari Partai Republik itu telah berulang kali menyesalkan fakta bahwa pengujian AS yang lebih baik telah menyebabkan jumlah kasus virus teridentifikasi lebih tinggi di seluruh negeri.

Awalnya Trump menyebut bahwa peningkatan laju pengujian COVID-19 merupakan alasan di balik banyaknya kasus positif yang ditemukan. Oleh karena itu, dengan berkurangnya pengujian maka tak banyak kasus positif yang dideteksi.

"Inilah bagian yang buruk. Ketika Anda melakukan pengujian sejauh itu, Anda akan menemukan lebih banyak orang. Anda akan menemukan lebih banyak kasus," kata Trump dalam kampanye pertamanya di Tulsa, Oklahoma. Ia bahkan menganalogikan pengujian COVID-19 selayaknya pedang bermata dua.

"Jadi saya katakan, 'perlambat pengujian'," imbuhnya. "(Tapi) mereka malah menguji dan menguji."

AS memang melakukan tes Corona besar-besaran di negaranya demi mencegah penularan lebih luas wabah virus corona. Kendati demikian angka pengujiannya masih tergolong yang rendah, yakni di urutan 26 dunia dengan lebih dari 86 ribu tes per 1 juta populasi. Bahkan jumlah kasus positif yang dikonfirmasi tiap harinya masih berada di kisaran puluhan ribu.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait