Nikmati Hari-hari Tanpa Mual, Ini 8 Makanan Yang Bisa Kurangi Morning Sickness Untuk Ibu Hamil
Kuliner

Meski disebut morning sickness, kondisi ini tidak hanya terjadi pada pagi hari, tetapi juga pada siang, sore, atau malam hari. Untuk itu, kebanyakan kegiatan para ibu menjadi terganggu karena hal ini.

WowKeren - Morning sickness atau rasa mual yang datang saat hamil memang menjadi musuh utama bagi calon ibu. Kondisi ini merupakan kondisi yang normal terjadi dan pada umumnya akan hilang setelah masuk trimester kedua. Walau tidak membahayakan ibu dan janin, morning sickness dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Pada beberapa wanita, morning sickness yang gejalanya parah dapat berlanjut menjadi masalah yang serius. Belum diketahui penyebab pasti dari morning sickness. Namun, perubahan hormon pada trimester awal kehamilan diduga berperan dalam memicu terjadinya kondisi ini.

Meski disebut morning sickness, kondisi ini tidak hanya terjadi pada pagi hari, tetapi juga pada siang, sore, atau malam hari. Untuk itu, kebanyakan kegiatan para ibu menjadi terganggu karena hal ini. Berikut tim WowKeren rangkum 8 makanan yang bisa kalian konsumsi untuk mengurangi mual akibat morning sickness ini. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Kue Kering


Kue Kering

Jika mengalami mual, biasanya ibu tidak nafsu makan. Padahal mereka harus tetap memerima asupan makanan. Beberapa jenis makanan kering dan tawar, seperti biskuit kering, kue kering rendah gula, dan roti kering atau cracker dapat menjadi pilihan makanan untuk mengatasi morning sickness.

Jenis camilan ini bisa langsung dimakan dan kebanyakan tidak beraroma kuat. Makanan atau minuman yang beraroma kuat justru dapat memperparah mual dan muntah. Selain itu, kandungan karbohidrat pada kue kering juga dapat mengisi energi dan mengenyangkan perut kosong Bumil saat mengalami morning sickness.

2. Makanan Dan Minuman Berbahan Jahe


Makanan Dan Minuman Berbahan Jahe

Jahe memang menjadi salah satu bahan yang diklaim ampuh untuk meredakan mual. Bahan ini ternyata juga bisa meredakan rasa mual yang diderita para ibu hamil loh. Menurut sejumlah penelitian, zat aktif yang terdapat pada jahe efektif meredakan gejala mual yang muncul selama masa kehamilan.

Bumil bisa mengonsumsi jahe kering sekitar 0,5-1 gram per hari untuk mendapatkan khasiatnya. Selain jahe segar, Bumil juga bisa mengonsumsi olahan jahe lainnya, seperti teh jahe hangat, es jahe, biskuit atau roti jahe, permen jahe, hingga asinan jahe, untuk membantu mengatasi morning sickness.

3. Pisang


Pisang

Saat mual pasti sangat sulit untuk makan. Padahal selama masa kehamilan, perlu bagi ibu hamil agar tetap menjaga pola makan. Hal ini agar ibu tetap ternutrisi dan memiliki energi. Pisang adalah salah satu buah yang dapat dijadikan camilan bergizi dan padat energi. Dan buah ini juga mudah dikonsumsi karena teksturnya yang lembut, sehingga tidak sulit dikunyah.

Terlebih lagi, pisang membantu menggantikan kalium yang mungkin hilang jika muntah atau diare. Dengan satu pisang berukuran sedang, terkandung 105 kalori, 27 gram karbohidrat, memenuhi 12 persen dari kebutuhan potasium harian dan 22 persen dari vitamin B6. Makanan lunak, dan padat energi lainnya yang dapat menggantikan pisang, yakni alpukat, bubur, buah rebus, kentang dan selai kacang.

4. Makanan Kaya Protein


Makanan Kaya Protein

Satu studi mengatakan bahwa makanan kaya protein secara signifikan mengurangi gejala mual, dibandingkan dengan makanan kaya karbohidrat atau lemak pada ibu hamil loh. Studi lain juga dilakukan pada pasien yang menjalani kemoterapi bahwa kombinasi suplemen jahe dan protein pun mengurangi rasa mual yang dihadapinya.

Tidak jelas mengapa protein memiliki efek mengatasi mual. Hipotesisnya adalah itu membantu menormalkan aktivitas lambung dengan meningkatkan sekresi hormon gastrin. Makanan kaya protein sangat penting bagi orang yang mengalami mual kronis karena penyakit. Selain itu, membantu menjaga tubuh kuat dan mengurangi risiko kekurangan gizi.

5. Makanan Dan Minuman Dingin


Makanan Dan Minuman Dingin

Makanan dan minuman dingin cenderung tidak memiliki aroma kuat, sehingga lebih aman untuk mencegah mual. Kalian bisa berkreasi dan mencoba makanan atau minuman yang didinginkan, seperti jelly, potongan buah dingin, yoghurt, es krim, aneka es serut, atau salad.

Coba juga bekukan buah-buahan manis seperti melon, semangka, dan strawberry untuk membuat es loli buah segar. Tentu saja, kalian pun bisa menikmati buah-buahan ini dalam keadaan segar. Kandungan gula alami dalam buah-buahan ini membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh Bunda tetap stabil. Hal ini membantu mencegah mual dan muntah yang bisa terjadi karena rendahnya kadar gula dalam darah.

6. Teh Herbal


Teh Herbal

Teh herbal juga bisa digunakan sebagai obat untuk mual karena bersifat menenangkan. Pada sebuat studi, ditemukan bahwa 21,7 persen dokter kandungan merekomendasikan kepada ibu hamil yang mengalami mual. Minum secangkir teh dengan ditambahkan daun mint atau seiris lemon ke dalamnya bisa meredakan mual.

Bahkan jika tidak menunjukkan efek apapun, minuman tersebut tetap mampu membantu hidrasi karena muntah. Meski tidak ada bukti ilmiah, namun percobaan tersebut bisa ditoleransi karena memang benar bisa mengatasi rasa mual. Selain itu, teh herbal juga bisa memberikan rasa hangat dalam tubuh sehingga perasaan jadi relaks.

7. Lemon


Lemon

Buah lemon dipercaya mampu meredakan rasa pusing berlebihan yang dialami oleh ibu hamil. Lemon mampu menyegarkan tubuh dan juga aromanya mampu menenangkan saraf yang tegang. Aroma lemon yang segar mampu mengurangi mual. Bumil bisa mencium aroma lemon saat minum air perasan lemon atau menambahkan potongan lemon dalam minuman dingin.

Kalian bisa mengkonsumsi lemon dalam bentuk apa saja seperti misalnya mencampurkan dengan teh hangat, membuat lemon hangat, ataupun lemonade. Untuk waktu konsumsi, sang ibu bisa mengkonsumsi ini kapanpun sesuka hatinya.

8. Cokelat hitam


Cokelat hitam

Rasa pahit yang terkandung di dalamnya juga dapat menenangkan saraf. Jika saat hamil kalian ingin mengonsumsi cokelat, sebaiknya perhatikan dulu kandungan kakaonya. Kakao adalah biji cokelat yang masih mentah. Semakin banyak kakao yang terkandung, maka rasanya cenderung lebih pahit. Sebaliknya, semakin sedikit kakao, biasanya akan cukup banyak campuran butter, susu, atau gulanya.

Nah, yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil adalah yang banyak kakaonya dengan minimal 70%, yang biasanya disebut dark chocolate. Selain mengatasi morning sickness, cokelat ini bisa mencegah kontraksi dini dengan magnesium yang terkandung di dalamnya dan membantu pembentukan hemoglobin karena kaya akan zat besi. Selain itu cokelat hitam ini juga bisa mengurangi mood swing dan memperbaiki suasana hati dan mencegah stres.

Simak juga artikel ini yuk untuk mengetahui tips aman melahirkan di tengah pandemi virus Corona. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai pantangan yang harus dihindari jika sedang hamil tua.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!