Rizki D'Academy sempat diramal kurang fokus dalam hal pemikiran hingga diingatkan soal proses taaruf yang terlalu singkat. Baik peramal Nyai Kidul dan Jeng Nimas sempat membahas soal ancaman konflik dalam rumah tangga Rizki-Nadya.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 27 Agustus 2020 - 13:23 WIB
WowKeren - Rizki Syafaruddin sempat diledek akan segera menjadi Duren alias Duda Keren. Sindiran itu terkuak setelah Rizki dan Nadya saling mengisyaratkan kondisi renggang dalam pernikahan mereka.
Namun Rizki sempat memohon doa terbaik. Ia seolah tak mau sembarangan mengumbar ke media dan mencoba menyelesaikan masalahnya dan Nadya.
Disisi lain, Rizki sebelumnya sudah sempat diingatkan oleh peramal Nyai Kidul. Rupanya, Nyai Kidul menyadari kalau Rizki belum move on dari sang mantan, Lesti Andryani. Bahkan Nyai Kidul masih ragu kalau pernikahan Rizki dan Nadya bakal awet.
"Jika Alloh sudah berkehendak mereka harus pisah,gk ada yg bisa mencegah nya,namanya juga blm jodoh,jgn kan yg baru pacaran,yg udh nikah aja kalo belum jodoh mah bisa bubar,ini lah yg di sebut takdir. Sy liat Rizqi ini krg fokus,dan agak sdikit tegang,pikiran nya kemana2,smntara Lesty walau pun kliatan senyum nya tulus,tapi ttp dia merasakan ada sedikit kesedihan dlm hati nya,,,insha Alloh de Lesty juga nt akan mendapatkan jodoh yg terbaik," kata Nyai Kidul.
Nyai Kidul juga sempat menerawang nasib Nadya yang bakal ngenes di masa depan. "Sy liat si mengvkagi galau n sedih ya neng,sabar geulis ya,,apa lagi kedepan nya km hrs makin sabar," seru Nyai Kidul.
Bukan cuma Nyai Kidul, Jeng Nimas juga sempat mengingatkan soal masalah yang terus timbul. Jeng Nimas menilai kalau Rizki dan Nadya akan diteror sosok "biang kerok" alias orang ketiga.
"Ada peti mati, ini adalah sebuah lambang hubungan yang bisa berpisah, pernikahan yang bisa berakhir. Namun kartu ini diapit dua kartu kurang bagus, kartu peti mati dan kartu jangkar, hubungan yang bisa terpuruk," kata Jeng Nimas. "Ada pihak ketiga, saya mengartikan rumah tangga mereka dihantui bayang-bayang masa lalu."
"Orang ketiga juga bisa diartikan adanya perselingkuhan," kata Jeng Nimas. "Adanya biang kerok yang terlalu ikut campur masalah rumah tangga."
Jeng Nimas sempat menyarankan agar Rizki dan Nadya saling menguatkan. Ia menilai ini resiko dari proses taaruf yang terlalu cepat.
"Makanya taarufnya harusnya lebih lama lagi, tidak terlalu singkat," kata Jeng Nimas. "Pernikahan itu bukan buat coba-coba. Harus mengenal karakter pasangan masing-masing. Jangan asal suka. Kalau saling mengenal otomatis lebih siap dalam menerima kelebihan dan kekurangan pasangan. Semoga mereka bisa melewati masa sulit dalam rumah tangga mereka."
(wk/riaw)