Sebuah temuan yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Pediatrics menyebutkan anak-anak yang terinfeksi COVID-19 dapat menularkan virus tersebut selama berpekan-pekan baik menunjukkan gejala atau tanpa gejala.
- Nidya Putri
- Minggu, 30 Agustus 2020 - 21:13 WIB
WowKeren - Sejumlah ilmuwan di dunia hingga saat ini masih meneliti virus corona. Dalam jurnal JAMA Pediatrics yang dipublikasi Jumat (28/8) lalu, menyebutkan jika anak-anak yang terinfeksi COVID-19 dapat menularkan virus tersebut selama berpekan-pekan baik menunjukkan gejala atau tanpa gejala.
Para peneliti mengamati 91 anak-anak penderita COVID-19 di bawah usia 19 tahun dari 18 Februari hingga 31 Maret di 20 rumah sakit dan dua fasilitas isolasi non rumah sakit di seluruh Korea Selatan.
Sekitar 22 persen dari mereka tidak menunjukkan gejala. Hanya 8,5 persen dari kasus dengan gejala didiagnosis pada saat timbulnya gejala, sementara 66,2 persen memiliki gejala yang tidak dikenali sebelum diagnosis dan 25,4 persen menunjukkan gejala setelah diagnosis, menurut studi tersebut.
SARS-CoV-2 RNA terdeteksi selama rata-rata 17,6 hari secara keseluruhan dan 14,1 hari dalam kasus tanpa gejala, imbuh studi itu. Hasilnya menunjukkan pemeriksaan gejala gagal mengidentifikasi sebagian besar kasus Covid-19 pada anak-anak, dan SARS-CoV-2 RNA pada anak-anak baru terdeteksi dalam waktu lama yang tidak terduga, menurut penelitian tersebut.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mewajibkan anak-anak di atas 12 tahun untuk memakai masker seperti orang dewasa untuk menghindari penularan COVID-19. Sedangkan anak-anak usia 6-11 tahun harus menggunakan masker dengan prosedur berbasis risiko.
Berdasarkan dokumen WHO dan Badan Anak-anak PBB (UNICEF), dilansir situs WHO, disebutkan bahwa anak-anak berusia 12 tahun ke atas harus menggunakan masker ketika menjaga jarak satu meter dengan yang lainnya. Alasannya, tidak ada jaminan tidak terjadi penularan. Pertimbangan ini muncul lantaran potensi dampak dari pembelajaran dan perkembangan psikososial, termasuk interaksi anak dengan orang yang berisiko tinggi mengembangkan penyakit serius.
(wk/nidy)