Seorang pengguna TikTok memposting video neneknya mengeluarkan burger berusia 24 tahun dari kotak sepatu yang dia simpan di dalam lemari namun tidak terlihat tanda-tanda membusuk.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 04 September 2020 - 12:16 WIB
WowKeren - Sebuah tayangan viral di Tiktok memperlihatkan seorang nenek menyimpan makanan McDonald's. Yang membuat geger adalah, kentang goreng dan burger yang disimpannya sejak 1996 itu tidak terlihat membusuk.
McDonald's pun buka suara menanggapi hal ini. Melalui pernyataan media, perusahaan makanan cepat saji tersebut mengklaim jika makanan mereka hanya bisa membusuk dalam kondisi tertentu.
Makanan McDonald's baru bisa membusuk jika diletakkan di tempat yang memiliki kelembapan cukup. Sehingga dengan begitu akan tumbuh jamur dan bakteri.
"Untuk bisa membusuk, makanan membutuhkan kondisi tertentu, khususnya kelembapan," terang perusahaan itu kepada media. "Tanpa kelembapan yang cukup baik di dalam makanan itu sendiri atau lingkungan bakteri dan jamur mungkin tidak tumbuh dan karenanya dan pembusukan tidak mungkin terjadi."
Lalu kekinian, muncullah video TikTok dimana seorang pengguna memposting video neneknya mengeluarkan burger berusia 24 tahun dari kotak sepatu yang dia simpan di lemari. Dalam video itu terlihat dia mengeluarkan burger dari bungkus aslinya dan tidak terlihat membusuk atau berjamur.
Fenomena viral terkait makanan McDonald's yang tidak bisa membusuk selama bertahun-tahun ini bukan pertama kali ininya terjadi. Seorang pria asal Utah pernah menyimpan makanannya sejak 1999. Pria ini secara tak sengaja melupakan burger di dalam saku mantel dan tidak memakainya selama beberapa waktu.
Baru beberapa tahun kemudian, ia melihat burger tersebut masih ada di dalam kantong mantel dan anehnya tidak membusuk. Setelah 20 tahun ia tak melihat tanda-tanda makanan itu berjamur.
Tak pelak hal ini memicu kecurigaan jika produk makanan McDonald's telah dilengkapi dengan pengawet. Kendati demikian, McDonald's menegaskan jika pihaknya hanya menggunakan 100 persen daging sapi tanpa menambahkan bahan pengawet.
"Kenyataannya adalah burger kami dibuat hanya dengan 100 persen daging sapi yang diperiksa USDA," tulis perusahaan raksasa itu. "Tidak ada bahan pengawet atau pengisi dalam roti kami dan satu-satunya yang pernah ditambahkan adalah sedikit garam dan merica di atas panggangan."
(wk/zodi)