Luhut Pede Bisa Selesaikan Semua Tugas Jokowi, Yakin Angka Corona Bisa Turun Seminggu Lagi
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Luhut untuk mengendalikan wabah virus Corona. Kendati penunjukannya kontroversial, Luhut meyakini mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik.

WowKeren - Presiden Joko Widodo membuat geger publik dengan menunjuk Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai "pengendali" wabah virus Corona. Bahkan sang kepala negara meminta Luhut untuk bisa menurunkan angka kasus positif COVID-19 dalam waktu dua pekan.

Penunjukan ini langsung memicu tanda tanya dari banyak pihak mengingat kapasitas Luhut yang bukan dari bidang kesehatan. Namun rupanya Luhut sendiri tak ambil pusing dengan penunjukan itu, bahkan sesumbar bisa mengeksekusi tugas dari Jokowi dengan baik.

"Itu haknya orang (menduga apapun), yang penting tugasnya bisa diselesaikan atau tidak," ujar Luhut di "Mata Najwa", Rabu (23/9). "Saya pikir selama ini apa yang diperintahkan Presiden tak ada yang tak bisa saya selesaikan."

Luhut sendiri menilai penunjukannya wajar mengingat posisinya sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Ia pun hanya akan menajamkan langkah-langkah strategis yang telah dibuat oleh Kepala Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.


"Apa yang dilakukan Doni dan Terawan itu bagus, nah saya tinggal menajamkannya," ungkap Luhut. Seperti misalnya dengan fokus mengarahkan TNI-Polri untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan.

Dengan semua langkah yang sedang dan telah ia lakukan, Luhut yakin hasilnya akan terlihat dalam 7-10 hari ke depan. Hasil ini akan terlihat terutama di 9 provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 paling mengkhawatirkan di Indonesia, sebagaimana yang diperintahkan Jokowi kepada Luhut.

"Kita sudah ketemu bentuknya (formula penanganan) dan sudah mulai kerjakan," tegas Luhut, dilansir pada Kamis (24/9). "Dalam satu minggu atau 10 hari ke depan akan kelihatan hasilnya."

Bahkan Luhut juga mengklaim formula penanganan COVID-19 yang tengah dirancangnya ini akan membuahkan hasil maksimal dalam jangka waktu kurang dari tiga bulan. Waktu tiga bulan ini, imbuh Luhut, bisa disebut sebagai masa krisis penanganan. "Tiga bulan ke depan akan baik, sampai vaksin sudah disuntikkan Desember ke rakyat," pungkas purnawirawan dengan pangkat bintang empat itu.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts