Pakar Kerajaan Ungkap Pangeran William Cemburu pada Popularitas Harry
Selebriti

Hal ini diungkapkan oleh pakar Kerajaan, Robert Lacey, dalam buku biografinya yang bertajuk 'Battle of Brothers: William, Harry and the Inside Story of a Family in Tumult'.

WowKeren - Rumor soal retaknya hubungan Pangeran William dan Pangeran Harry memang kini tengah menjadi topik yang banyak dibicarakan oleh publik. Terkait hal ini, pakar Kerajaan Inggris Robert Lacey mengungkapkan bahwa sebenarnya William cemburu melihat popularitas sang adik.

Hal ini diungkapkan oleh Lacey dalam buku biografinya yang bertajuk "Battle of Brothers: William, Harry and the Inside Story of a Family in Tumult". Dalam buku tersebut, Lacey menjelaskan bahwa hubungan William dan Harry saat remaja bisa dibilang cukup rumit, terlebih setelah kematian Putri Diana.

Robert Lacey menjelaskan bahwa William dibesarkan dengan beban takhta di pundaknya, di mana ia diwajibkan untuk menaati aturan monarki Kerajaan Inggris. Sedangkan Harry terlihat lebih bebas menjalani masa remajanya seperti anak-anak kebanyakan. Kendati demikian, Harry justru jauh lebih populer dibandingkan William.

"Aku bicara dengan Ken Wolf, yang merupakan bodyguard HArry dan William saat mereka masih kecil," tutur Lacey. "Dan dia (Ken Wolf) bicara soal William yang selalu cemburu dengan reputasi Harry dan perhatian yang dia (Harry) dapatkan dari publik."

Masalah kemudian muncul saat Harry makin populer usai mempersunting Meghan Markle, yang tak lain adalah seorang selebriti Amerika Serikat. Kendati keduanya menuai banyak kontroversi, namun pasangan tersebut juga menerima banyak sekali cinta dan dukungan dari publik. Hal tersebut membuat William dan istrinya, Kate Middleton, merasa Harry dan Meghan menjadi bayangan mereka.


"Dan tentunya ada aliran yang berpikir bahwa William dan Kate tidak senang dengan adanya bintang Kerajaan, Harry dan Meghan, membayangi mereka. Dan William serta Kate cukup senang karena sekarang melihat mereka (Harry dan Meghan) keluar dari Kerajaan," lanjut Lacey.

Kendati demikian, Robert Lacey menjelaskan bahwa William tetap menjadi sosok kakak yang protektif terhadap Harry, meskipun keduanya tak bisa menghabiskan banyak waktu selayaknya kakak-adik pada umumnya sejak kecil.

"William sangat protektif pada Harry, terutama setelah hal buruk terjadi pada ibunya (Diana). Tapi tentu saja ada perasaan bahwa ini (aturan Kerajaan) merampas masa mudanya dan saya pikir tanggung jawab yang dia miliki untuk Harry juga merampasnya dari, Anda tahu, sifat riang masa kecilnya."

"Itulah sebabnya kami diberitahu bahwa William — sampai tahun lalu — belum memberi tahu putranya sendiri, Pangeran George, bahwa dia (George) akan menjadi raja suatu hari nanti. William merasa bahwa itu adalah sesuatu yang telah menjadi beban terlalu berat baginya sebagai seorang anak dan dia tidak menginginkan itu untuk putranya sendiri," imbuh Lacey.

Saat ditanya apakah William dan Harry akan pernah bersatu kembali, Lacey merasa ragu. "Saya pikir kita harus menghadapi kenyataan bahwa ini adalah dua bersaudara yang telah mengambil dua pelajaran berbeda dari masa kecil mereka yang bermasalah dan mereka menuju ke arah yang berbeda," katanya.

"Saya pikir yang terbaik yang bisa kami harapkan adalah bahwa mereka dapat mempertahankan cinta fundamental dan rasa hormat satu sama lain dan tetap pada hubungan yang baik untuk masa depan," pungkasnya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts