Buka Suara Soal Reshuffle, Jokowi: Ya Bisa   Aja
Twitter/jokowi
Nasional
Ancaman Reshuffle Kabinet Jokowi

Jokowi mengungkapkan mengapa ia masih belum merombak kabinet meski Menterinya dinilai tidak bekerja optimal dalam menghadapi pandemi virus corona (COVID-19).

WowKeren - Isu perombakan alias reshuffle kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Joko Widodo-Ma'ruf Amin beberapa kali mencuat ke publik. Presiden Jokowi pun akhirnya buka suara soal kemungkinan reshuffle para Menteri.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam wawancara eksklusif bersama pemimpin redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi, pada Senin (16/11). Awalnya, Rosi menanyakan alasan Jokowi masih belum merombak kabinet meski Menterinya dinilai tidak bekerja optimal dalam menghadapi pandemi virus corona (COVID-19).

Menjawab pertanyaan tersebut, Jokowi menyatakan bahwa performa para Menterinya dalam melakukan kerja tim saat ini cukup bagus. Oleh sebab itu, Jokowi belum merasa perlu melakukan reshuffle di tahun pertamanya.

Lebih lanjut, Rosi bertanya apakah hal tersebut menandakan Jokowi tidak akan melakukan reshuffle kabinet. "Ya bisa aja. Bisa aja minggu depan, bisa aja bulan depan, bisa aja tahun depan," jawab sang Kepala Negara.


Meski demikian, Jokowi juga mengaku tak segan-segan mengganti Menteri yang kinerja dinilai di bawah standar. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga tidak ragu untuk menyampaikan hal tersebut kepada para ketua umum partai koalisi jika harus mengeluarkan kadernya dari kabinet.

"Saya kira kalau memang tidak baik akan saya bilang saya ganti," ungkap mantan Wali Kota Solo tersebut. "Saya biasa bicara seperti itu."

Sebelumnya, Jokowi sempat meluapkan amarahnya dalam sidang kabinet paripurna di Jakarta pada 18 Juni 2020 lalu. Kala itu, Jokowi blak-blakan menyebut jika belum ada progres yang signifikan datang dari kabinetnya dalam menangani pandemi COVID-19.

Dalam video yang baru diunggah ke kanal YouTube Sekretariat Presiden pada 28 Juni tersebut, Jokowi tampak menegur para Menteri. Ia bahkan mengancam akan mengganti Menteri yang kinerjanya selama masa pandemi ini buruk.

"Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle," tutur Jokowi kala itu. "Sudah kepikiran ke mana-mana saya."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts