Jokowi Pertimbangkan Pangkas Libur Panjang, Sri Mulyani Ungkap Kemungkinan Alasan
Instagram/smindrawati
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pada libur panjang Oktober lalu, di mana konsumsi masyarakat diharapkan bisa pick up untuk mendongkrak ekonomi tidak terjadi. Justru, kasus positif COVID-19 lah yang meningkat.

WowKeren - Presiden Joko Widodo meminta agar agar libur dan cuti bersama jelang Natal dan tahun baru diperpendek. Pasalnya, long weekend diyakini kuat menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air.

Pemerintah pun saat ini tengah mengevaluasinya. Bahkan ada kemungkinan libur akhir tahun ini bisa jadi ditunda dari yang sebelumnya pernah dijanjikan pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani ikut berbicara mengenai hal ini.

Pada libur panjang Oktober lalu, di mana konsumsi masyarakat yang diharapkan bisa pick up untuk mendongkrak ekonomi tapi tidak terjadi. Justru sebaliknya, kasus positif COVID-19 lah yang meningkat. Sehingga jika dalam kondisi normal libur panjang menjadi cara untuk mendorong konsumsi, tapi pada kondisi saat ini perlu pertimbangan.


"Kalau suasana normal, hari libur orang melakukan aktivitas, berinteraksi kemudian terjadi konsumsi," kata wanita yang akrab disapa Ani, Senin (23/11). "Tapi yang kita lihat (saat ini) setiap libur panjang jumlah COVID-19 bertambah dan indikator ekonomi tidak membaik atau konsumsi tidak seperti diharapkan."

Sehingga menurut Ani faktor inilah yang menjadi pertimbangan Jokowi. Jokowi juga meminta para menteri untuk melihat perkembangan data selama libur panjang sebelumnya seperti apa. Sebelum membuat kebijakan, pemerintah sangat berhati-hati akan dampaknya terhadap penyebaran COVID-19.

"Harus kita hati-hati melihatnya apakah dengan ada libur panjang masyarakat, mobilitas tinggi," lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut. "Tapi tidak timbulkan belanja dan timbulkan tambahan kasus COVID-19 itu yang harus dijaga."

Seperti yang diketahui, pemerintah telah mengundur waktu cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 lalu. Rencananya libur pengganti bakal diberikan pada 28 Desember hingga 31 Desember 2020.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts