Webseries 'My Lecturer My Husband' menduduki peringhkat pertama di WeTV. Namun Prilly Latuconsina selaku pemain utama dibuat kesal lantaran ada oknum yang membajak tayangan webseries tersebut.
- Lailatul Maghfiroh
- Minggu, 13 Desember 2020 - 09:11 WIB
WowKeren - Prilly Latuconsina belum lama ini menyampaikan kabar bahagia soal webseries terbarunya yang berjudul “My Lecturer My Husband” akhirnya menduduki peringkat pertama di WeTV. Kendati demikian, Prilly pun menyampaikan ungkapan terima kasih pada penonton yang sudah menyaksikannya.
“My Lecture My Husband Nomor satu di WeTV Makasih yaaaa semuaaaa atas antusias kalian! Gimana gimanaaa gemes gak?! kalian tim mana #InggitTristan atau #InggitArya ?! @mylecturermyhusband,” tulis Prilly mengiringi foto unggahannya.
Namun di sisi lain, Prilly juga menyampaikan rasa kesalnya. Pasalnya ia akhirnya mengetahui kalau webseries yang juga dibintangi oleh Reza Rahadian ini dibajak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Aku kesal karena sudah (tahun) 2020-2021 masih jaman ya nonton bajakan. Apa sih maunya, faedahnya juga apa,” ungkapnya lewat video di Instagram.
Selain itu, Prilly juga mengaku bingung kenapa pembajakan tersebut masih marak dilakukan. Mengingat “My Lecturer My Husband” bisa ditonton gratis di WeTV, yang otomatis kualitas gambar lebih bagus daripada nonton di YouTube dari bajakan.
“Seriesnya bisa ditonton gratis dengan kualitas yang bagus, dengan resolusi yang bagus. Malah di WeTV bisa komen jadi bisa berinteraksi dengan penonton lain,” papar Prilly.
“Tapi kenapa sih ada orang jahat yang membajak 'My Lecturer My Husband'. Kalian sudah dikasih nonton gratis, enggak harus bayar, masih ada yang ngebajak,” tambah Prilly. “Dan yang menyedihkannya lagi (banyak) yang nonton bajakan.”
Kendati begitu, Prilly menjelaskan bahwa saat ini pihak manajemen sedang bertindak tegas meminta YouTube men-takedown konten-konten bajakan dari series mereka. Dan penelusuran tersebut juga berlaku pada akun-akun lainnya untuk selanjutnya.
“Kayak kita sudah kerja keras banget untuk bisa memberikan yang terbaik. Kalian pikir gampang syuting? Syuting itu capek, bukan hanya pemain, sutradara, kru juga capek,” pungkas Prilly.
“Di saat kalian tidur, kita menciptakan series yang berkualitas agar kalian mencintai series produk lokal. Tapi kalian nontonnya bajakan. Itu sama saja kalian tidak menghargai usaha kita,” tandas Prilly. “Dan itu kemarin syuting di tengah pandemi. Eh, hari pertama (kalian) nontonnya bajakan.”
(wk/lail)