Tak Hanya Sarana Curhat, Menulis Buku Harian Juga Bawa 7 Manfaat Ini Bagi Perkembangan Anak
pexels.com/Katerina Holmes
SerbaSerbi

Buku harian biasanya mulai ditulis ketika masih kecil, namun banyak juga orang dewasa yang masih gemar melakukannya. Menulis buku harian juga diyakini dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan dan perkembangan anak. Apa saja?

WowKeren - Buku harian memang menjadi hal yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan beberapa orang. Beberapa orang kadang tak memiliki kemampuan untuk mengungkapkan perasaannya di depan orang. Untuk itu, menulis buku harian menjadi salah satu jalan keluar yang paling efektif.

Buku harian biasanya mulai ditulis ketika masih kecil, namun banyak juga orang dewasa yang masih gemar menulis buku harian. Hal apa pun bisa kalian tulis di dalam buku harian, mulai dari rutinitas sehari-hari, perasaan tentang sesuatu yang lama dipendam, hingga daftar keinginan atau hal-hal apa saja yang ingin kamu lakukan di waktu yang akan datang (bucket list).

Hal ini tentu berpengaruh pada kepribadian penulisnya, termasuk anak-anak yang rutin mencurahkan hatinya lewat buku harian. Menulis buku harian juga diyakini dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan dan perkembangan anak. Apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum 7 manfaatnya. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Mengontrol Emosi


Mengontrol Emosi
pexels.com/mohamed Abdelgaffar

Salah satu kegunaan menulis buku harian untuk anak adalah untuk mengontrol emosi agar tidak diluapkan dengan cara yang tak bertanggungjawab. Seperti kalian tahu, anak-anak biasanya rawan terkena tantrum. Selain itu, dalam masa perkembangan mereka kerap memiliki ledakan emosi yang besar.

Menulis buku harian sering dijadikan metode oleh para terapis untuk mengontrol dan meredam emosi dari pasiennya. Maka dari itu, menulis buku harian juga amat bermanfaat untuk perbaikan kesehatan mental. Jika anak sedang marah, kesal, atau kecewa, mereka cenderung meluapkannya lewat perkataan atau tindakan yang dapat merugikan orang lain. Daripada melakukan hal buruk tersebut, lebih baik bantu mereka curahkan semua emosi yang dirasakan lewat buku harian.

2. Mengasah Daya Ingat Anak


Mengasah Daya Ingat Anak
pexels.com/Katerina Holmes

Manfaat menulis buku harian yang selanjutnya ialah dapat mengasah otak dan daya ingat pada anak. Jelas saja, menulis buku harian dapat mempertajam daya ingat, apalagi jika mereka menulis buku harian secara manual menggunakan alat tulis, ada ikatan emosional yang membuat anak jadi lebih mudah mengingat setiap kata yang dituliskan.

Kemudian, dengan rajin menulis di buku harian, kemampuan otak anak juga akan terasah untuk melakukan manajemen dengan lebih baik. Jadi, jika kamu ingin si kecil jadi lebih terampil dan tertata, maka biasakan untuk menulis di buku harian secara manual.

3. Melatih Kedisiplinan Anak


Melatih Kedisiplinan Anak
pexels.com/Katerina Holmes

Menulis buku harian secara rutin akan melatih diri menjadi disiplin dan tekun. Ini akan berpengaruh juga terhadap rutinitas lainnya. Disiplin dapat menjadi modal bagi kesuksesan di masa depan anak. Menyisihkan waktu untuk menulis, baik pagi atau sore, adalah tindakan disiplin.

Dan kebiasaan yang terbentuk di satu bidang kehidupan cenderung menyebar loh. Apalagi bagi anak yang masih belum banyak memiliki tugas, menulis buku harian adalah hal yang tepat untuk membuatnya disiplin. Buatlah anak untuk rutin membersihkan kamarnya atau meja belajarnya rapi agar mereka makin nyaman saat menulis buku harian. Hal ini nantinya akan mempengaruhi kebiasaan sehat lainnya.

4. Membuat Anak Lebih Kreatif


Membuat Anak Lebih Kreatif
pexels.com/cottonbro

Dalam penelitian baru-baru ini, ada sedikit anak yang menulis untuk kesenangan di luar jam sekolah mereka, sehingga hal tersebut merugikan kemampuan menulis mereka. Hanya lima persen anak-anak yang menyempatkan menulis di luar sekolah yang memiliki kemampuan mengarang lebih tinggi di atas rata-rata usia mereka.

Semakin banyak anak menulis, maka semakin baik bagi mereka untuk dapat menjadi lebih baik daripada yang tidak banyak menulis. Apa pun yang ditulis anak-anak di luar sekolah adalah sebuah aktivitas yang positif karena dapat menjadikannya orang yang kreatif.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh


Meningkatkan Kekebalan Tubuh
pexels.com/Ketut Subiyanto

Percaya atau tidak, tulisan ekspresif dapat memperkuat kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit. Menulis ekspresif telah terbukti meningkatkan fungsi hati dan paru-paru serta memerangi penyakit tertentu; bahkan telah dilaporkan dapat membantu yang terluka sembuh lebih cepat.

Selain itu, menulis buku harian juga dapat membantu mengurangi dan meringankan stress yang tengah dirasakan anak. Jangan sangka jika anak tak bisa memiliki stress, hal kecil yang terjadi dalam pertemanan mereka juga bisa membuat mereka frustasi dan stress. Menulis merupakan salah satu cara ataupun media untuk mengekspresikan diri termasuk untuk mengurangi stres.

6. Memperbaiki Tulisan Tangan Anak


Memperbaiki Tulisan Tangan Anak
pexels.com/olia danilevich

Saat ini anak-anak memang banyak menghabiskan waktu menggunakan komputer, gadget, ataupun teknologi lainnya, baik di dalam maupun di luar sekolah. Hal ini membuat seni menulis tangan tidak lagi populer.

Meski ada banyak peluang membuat buku harian secara elektronik, seperti menulis di blog, kebanyakan orang yang menulis buku harian dengan tulisan tangan akan menjadi sebuah latihan yang sangat bermanfaat. Salah satunya adalah membuat tulisan anak menjadi bagus dan mudah dibaca.

7. Membuat Tidur Anak Lebih Nyenyak


Membuat Tidur Anak Lebih Nyenyak
pexels.com/Snapwire

Kegelisahan dan kecemasan yang dirasakan juga dapat membuat tidur anak terganggu. Nah, kalian bisa membantu anak meluapkan perasaan tersebut pada buku harian sebelum tidur untuk mengurangi rasa gelisah. Saat menulis buku harian, coba minta anak untuk memfokuskan pada hal-hal positif yang mereka rasakan, misalnya tentang apa hal menarik yang mereka lakukan hari ini

Menurut sebuah penelitian, menuliskan hal-hal yang positif dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang dan damai, sehingga tubuh menjadi lebih rileks. Dengan begitu, tidur anak dipastikan akan menjadi lebih berkualitas dan mereka akan siap beraktivitas keesokan harinya.

Intip juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips menghadapi anak remaja yang sedang alami pubertas. Simak juga artikel ini jika kalian ingin melihat beberapa kiat penting yang mudah dilakukan untuk menambah tinggi badan anak.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait