Jangan Langsung Injak Rem, Hindari Tabrakan Beruntun dengan 8 Langkah Ini
pixabay.com
SerbaSerbi

Ada banyak cara untuk meminimalkan risiko kecelakaan beruntun di jalan tol. Tak cukup hanya dengan menjaga jarak, pengemudi juga harus melihat kondisi kendaraan di sekitarnya.

WowKeren - Kontur jalan tol yang lurus dan rata terkadang membuat pengemudi mudah terlena saat berkendara. Melaju dengan kecepatan tinggi, tak jarang pengemudi lengah dengan risiko-risiko yang mungkin bisa membawa pada kecelakaan.

Tak ayal kecelakaan beruntun kerap terjadi di jalan tol. Tak jarang pula, kecelakaan beruntun yang terjadi juga memakan korban. Seperti yang terjadi belakangan ini, ketika mantan personel Trio Macan, Chacha Sherly, dikabarkan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan beruntun di kilometer (KM) 428 jalan tol Semarang-Solo pada Senin (4/1) kemarin.

Sebetulnya, ada banyak cara untuk meminimalkan risiko kecelakaan beruntun di jalan tol. Tak cukup hanya dengan menjaga jarak, pengemudi juga harus lihai melihat kondisi kendaraan yang melaju di sekitarnya. Untuk lebih jelasnya, berikut tim WowKeren rangkum tips bagaimana menghindari kecelakaan beruntun saat berkendara.

(wk/zodi)

1. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain


Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain
pixabay.com

Yang pertama tentunya adalah dengan menjaga jarak aman. Meski aturan ini adalah hal yang mendasar, namun masih ada saja pengemudi di luar sana yang bandel dan tak mengindahkan prinsip keselamatan dasar yang satu ini.

Untuk keselamatan bersama, sebaiknya menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan. Hal ini untuk meminimalisir risiko tabrakan jika terjadi sesuatu hal ketika kendaraan di depan tiba-tiba mengerem secara mendadak. Sehingga dengan masih adanya jarak aman, kita bisa memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk mengantisipasi terjadinya tabrakan beruntun.

2. Patuhi Batas Kecepatan Maksimal


Patuhi Batas Kecepatan Maksimal
pixabay.com

Seberapa pun terburu-burunya Anda untuk sampai ke tempat tujuan, tetap perhatikan batas maksimal seberapa cepat kendaraan boleh melaju di jalan tol. Pada umumnya di setiap ruas tol sudah ada tanda lalu lintas berupa angka yang menunjukkan berapa kecepatan maksimal yang diperbolehkan untuk melaju.

Dan tentu saja, aturan ini tidak begitu saja dibuat tanpa alasan. Penentuan batas maksimal dalam berkendara diberikan demi keselamatan bersama. Sehingga meskipun sedang terburu-buru, utamakanlah keselamatan. Sebab, kelalaian seseorang pengemudi tak hanya bisa merugikan pengemudi itu sendiri namun juga membahayakan pengguna jalan yang lain.

3. Meski Panik, Jangan Langsung Injak Rem


Meski Panik, Jangan Langsung Injak Rem
pixabay.com

Pada umumnya, ketika kecelakaan terjadi secara tiba-tiba di depan mata, hal ini akan membuat pengemudi panik dan menginjak rem. Namun rupanya cara ini bukanlah opsi yang terbaik.

Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengingatkan jika alih-alih menginjak rem trik sederhananya adalah dengan melihat kaca spion. Melansir Medcom, dengan melihat kaca spion maka pengemudi bisa melihat kondisi di belakangnya. Dengan begitu pengemudi bisa mengambil tindakan yang tepat.

4. Waspadai Jalan Berlubang, Perhatikan Kontur Jalan


Waspadai Jalan Berlubang, Perhatikan Kontur Jalan
wikimedia.org

Meski digadang-gadang sebagai jalan lurus bebas hambatan, namun ada kalanya kontur jalan tol mengalami penurunan kualitas alias rusak. Kondisi ini tentu bisa membahayakan pengemudi yang melintas apalagi dengan kecepatan yang tinggi.

Jalanan berlubang di jalan tol bisa menjadi penyebab kecelakaan dengan dampak yang fatal. Ditambah dengan kondisi dimana para pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi maka ketika sudah terjadi kecelakaan, maka kecelakaan beruntun menjadi hal yang sulit terhindarkan.

Untuk menghindarinya sangat penting untuk memperhatikan kontur jalan tol. Sebab jika lalai sedikit saja, bukan hanya keselamatan diri sendiri yang menjadi taruhan namun juga orang lain.

5. Minimalisir Risiko, Hindari Pengemudi Ugal-ugalan


Minimalisir Risiko, Hindari Pengemudi Ugal-ugalan
pixabay.com

Tak jarang, kondisi jalan tol yang relatif tanpa hambatan membuat pengemudi memacu kendaraan mereka untuk melaju kencang. Bahkan tak menutup kemungkinan ada sejumlah pengemudi yang alih-alih berkendara dengan aman justru ugal-ugalan.

Tentu saja hal ini dapat mengancam keselamatan nyawa orang lain yang juga tengah melaju di jalan tol. Untuk itu jauh lebih baik jika Anda menghindari pengemudi yang ugal-ugalan. Meski kecelakaan di jalan tol bukan hal yang mudah untuk dihindari namun kita bisa melakukan upaya untuk meminimalisir risiko tersebut.

Melansir Sindonews, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengimbau untuk tidak mengikuti pengemudi yang ugal-ugalan demi menghindari kecelakaan. Terutama jika tidak memiliki kemampuan yang memadai.

6. Sebelum Berangkat, Pastikan Mobil dalam Kondisi Prima


Sebelum Berangkat, Pastikan Mobil dalam Kondisi Prima
pexels.com/Andrea Piacquadio

Kita tidak tahu apa yang terjadi dalam beberapa jam, menit, bahkan detik ke depan. Sebagai manusia ada baiknya kita mengantisipasi hal-hal yang berpotensi membahayakan nyawa atau keselamatan.

Sebelum berkendara di jalan sebaiknya memeriksa terlebih dahulu kondisi kendaraan Anda. pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan fit untuk bisa menghadapi segala macam kondisi jalan. Sebab ada kalanya terdapat tanjakan maupun turunan yang curam di jalan tol.

Untuk bisa melewati semua itu diperlukan kendaraan dengan kondisi yang fit demi keselamatan berkendara. Terutama performa rem, jangan sampai rem kendaraan tidak berfungsi sebagaimana mestinya saat dibutuhkan. Selain membahayakan kendaraan hal ini juga dapat mengancam keselamatan bersama.

7. Lihat Kondisi Kendaraan Sekitar


Lihat Kondisi Kendaraan Sekitar
pexels.com/Quintin Gellar

Selain mobil pribadi, di jalan tol juga tak sedikit truk muatan yang juga turut melaju kencang. Ini juga menjadi hal yang perlu diwaspadai. Terutama jika muatan truk berlebihan.

Truk dengan muatan berlebih sebaiknya dihindari saat Anda sedang melaju di jalan tol. Pasalnya, truk ini bisa saja oleng ketika menghadapi tanjakan atau belokan tajam. Oleh sebab itu tak jarang pula ada kejadian di mana truk terguling lantaran kelebihan muatan. Demi keselamatan sebaiknya tidak mengemudi dekat-dekat dengan truk bermuatan lebih.

8. Hati-Hati dengan Penyempitan Jalan


Hati-Hati dengan Penyempitan Jalan
pexels.com/Aayush Srivastava

Penyempitan jalan menjadi hal yang tidak nyaman bagi pengemudi manapun. Selain menyebabkan kemacetan ada kalanya penyempitan jalan juga menyebabkan kecelakaan jika pengemudi tidak waspada.

Penyempitan jalan pada umumnya terjadi ketika sedang ada pembangunan infrastruktur yang dilakukan. Hal ini harus diwaspadai agar Anda bisa tetap berkendara dengan aman dan nyaman. Penyempitan jalan membuat ruang gerak mobil menjadi lebih terbatas sehingga perlu konsentrasi tinggi saat mengemuli agar bisa melaju dengan selamat.

Risiko tabrakan beruntun di jalan tol cukup tinggi. Pada umumnya selain karena kondisi jalanan sekitar, kelalaian pemudi juga bisa menjadi penyebab kecelakaan dan berbuntut pada kendaraan lain di belakangnya.

Karena risiko ini mengintai para pengemudi maka diperlukan kewaspadaan dan konsentrasi tinggi saat mengemuli di jalan tol. Ada baiknya beristirahat sejenak di rest area yang sudah ditentukan jika memang merasa kurang fit berkendara. Hal ini perlu dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

You can share this post!

Related Posts