7 Penyebab Insomnia yang Jarang Diketahui, Termasuk Kamar Kotor
Health

Kurang tidur mampu mempengaruhi suasana hati sehingga bukan tidak mungkin akan membuat Anda lebih mudah murung, cemas, hingga depresi sehingga perlu segera diatasi.

WowKeren - Tidur menjadi aktivitas yang sangat penting bagi tubuh. Tidur memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk istirahat sehingga bisa kembali segar keesokan harinya. Tidur yang nyenyak dapat mempengaruhi mood saat bangun tidur.

Tanpa tidur yang cukup, kebanyakan orang akan mudah terganggu keseimbangan psikisnya misalnya mudah stres dan tertekan. Kurang tidur juga bisa berbuntut pada melemahnya sistem imun tubuh.

Sayangnya, ada sebagian orang yang harus berkutat dengan gangguan insomnia. Insomnia diyakini banyak disebabkan karena pikiran yang kalut dan makanan tertentu. Namun sejatinya bukan itu saja. Banyak kondisi yang membuat orang sulit tidur di malam hari. Berikut beberapa di antaranya.

(wk/zodi)

1. Stres


Stres
Unsplash/Nik Shuliahin

Musibah atau masalah yang menimpa seseorang terkadang bisa membuatnya memikirkan hal tersebut hingga berlarut-larut. Alhasil, terus memikirkannya justru akan membuat Anda terjaga sepanjang malam.

Melansir WebMD, dokter mungkin menyebut kondisi ini sebagai insomnia akut namun akan hilang dengan sendirinya selama beberapa malam. Kekhawatiran jangka panjang, gangguan kecemasan, maupun rasa panik dapat menyebabkan insomnia kronis yang lebih serius.

2. Waktu Tidur yang Tidak Teratur


Waktu Tidur yang Tidak Teratur
Unsplash/Isabella and Louisa Fisch

Jika Anda memiliki waktu tidur yang tidak teratur hal ini juga bisa membuat tubuh bingung. Sehingga tubuh justru akan terjaga saat waktunya tidur. Kondisi ini biasanya disebabkan karena bekerja semalaman, melakukan perjalanan ke tempat dengan zona waktu berbeda maupun pergantian shift kerja.

Sebagian orang memiliki ritme sirkadian yang berbeda sehingga membuat tubuh mereka tidak sinkron dengan aktivitas yang dilakukan. Sehingga kondisi ini membuat mereka sulit tidur di jam-jam normal.

3. Pengaruh Obat-obatan


Pengaruh Obat-obatan
Shutterstock

Kesulitan tidur di malam hari juga bisa disebabkan karena pengaruh obat-obatan. Masih melansir WebMD, obat-obatan untuk alergi, penyakit jantung, hipertensi, masalah tiroid, dan depresi dapat menyebabkan insomnia.

Oleh sebab itu jika ini masalahnya, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter terkait kemungkinan mengganti obat tersebut agar tidur tidak terganggu.

4. Terlalu Banyak Tidur Siang


Terlalu Banyak Tidur Siang
Unsplash/Fatigue Zohre Nemati

Jika Anda mengalami insomnia di malam hari bisa jadi hal itu disebabkan karena di waktu siangnya sudah terlalu banyak tidur. Jika tubuh sudah mendapatkan tidur yang cukup di siang hari maka akan membuatnya terjaga sepanjang malam.

Tidur siang tiga jam bisa mengurangi tiga jam tidur malam. Pada dasarnya bagi semua orang kecuali yang sangat muda atau sangat aktif, tidur siang harus dianggap sebagai aktivitas yang sebaiknya dihindari.

5. Gangguan Psikologis


Gangguan Psikologis
Unsplash/Usman Yousaf

Insomnia adalah salah satu gejala yang terjadi dengan banyak gangguan termasuk rasa cemas dan depresi. Jika Anda mengalami insomnia dan dibarengi dengan kondisi perubahan suasana hati atau nafsu makan sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Sebab, kondisi mental seseorang memainkan peranan yang sangat penting untuk kesehatannya. Orang-orang dengan depresi jauh lebih berisiko mengalami masalah tidur.

6. Kebersihan Kamar yang Kurang


Kebersihan Kamar yang Kurang
Flickr/Steve Cox

Kondisi lingkungan sekitar sangat berpengaruh untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Lingkungan yang terbaik untuk tidur adalah lingkungan yang memiliki suhu ruang tepat dengan aliran udara yang memadai.

Intensitas cahaya serta pakaian tidur juga berkontribusi untuk mendapatkan tidur yang lebih baik. Kamar tidur yang bersih dan nyaman akan membantu Anda tidur lebih mudah. Sebaliknya, kamar tidur yang berantakan akan bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

7. Bertambahnya Usia


Bertambahnya Usia
Getty Images

Seiring bertambahnya usia, waktu yang diperlukan seseorang untuk tidur juga menjadi lebih sedikit. Melansir dari Australia Counselling, ini bukanlah masalah insomnia, melainkan hanya penyesuaian soal jam tidur. Sehingga jika memang Anda hanya bisa tidur selama 5-6 jam sehari sebaiknya tidak dipaksakan untuk tidur lebih lama.

Kurang tidur mampu mempengaruhi suasana hati sehingga bukan tidak mungkin akan membuat Anda lebih mudah murung, cemas, hingga depresi. Insomnia juga kerap dikaitkan dengan kondisi seperti obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.

Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung, bisa Anda baca di artikel ini. Intip juga makanan apa saja yang bisa memicu insomnia di sini sehingga Anda bisa menghindarinya.

You can share this post!

Related Posts