Selain susu, ada beberapa makanan lainnya yang bisa menjadi sumber gizi untuk memenuhi kebutuhan kalsium si kecil guna meningkatkan kesehatan tulangnya.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 01 Februari 2021 - 15:08 WIB
WowKeren - Salah satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah makanan. Orang tua harus memastikan agar anak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembang mereka sehingga cukup penting untuk memperhatikan asupan gizi yang mereka makan.
Berbicara mengenai tumbuh kembang anak, tinggi badan adalah hal yang sering kali menjadi perhatian. Oleh sebab itu, di masa-masa inilah penting bagi Anda sebagai orang tua untuk memperhatikan asupan makanan yang bisa mendukung agar penambahan tinggi badan si kecil bisa maksimal.
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang bisa Anda andalkan untuk mendukung pertumbuhan si kecil. Pastikan bahan-bahan makanan ini ada di menu harian si kecil, ya.
(wk/zodi)1. Telur
Makanan pertama yang bisa mendukung tumbuh kembang anak adalah telur. Telur mengandung protein yang sangat diperlukan anak untuk pertumbuhan tubuhnya. Sebutir telur mengandung hampir 6,5 gram protein dan memiliki hampir semua asam amino di dalamnya.
Sehingga hal ini menjadikan telur sebagai sumber protein lengkap yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang anak. Selain protein dan asam amino, telur juga mengandung zat gizi lainnya seperti vitamin D, fosfor, selenium, dan yodium yang mampu membantu perkembangan anak secara keseluruhan.
2. Susu
Susu dianggap sebagai sumber makanan yang tepat untuk mencukupi kebutuhan vitamin D dan kalsium. Kalsium sendiri banyak diperlukan untuk perkembangan tulang, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Selain kalsium, susu murni juga mengandung kalium, fosfor, dan magnesium yang juga penting untuk mendukung perkembangan tulang. Dibanding susu skim, susu murni memiliki lebih banyak nutrisi sehingga disarankan untuk memberi anak susu murni jika memungkinkan.
3. Kedelai
Anda bisa menyertakan tahu dan tempe dalam menu harian si kecil. Bahan makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini merupakan sumber protein nabati yang baik hingga dianggap sama seperti protein hewani. Memang tidak semua anak suka makanan yang satu ini oleh sebab itu Anda bisa mengkreasikan menu si kecil agar tampak lebih menarik bagiannya.
Selain tahu dan tempe, Anda bisa memilih produk olahan kedelai berupa tepung ataupun susu kedelai yang kaya akan kalsium. Mengonsumsi kedelai dipercaya bisa membantu meningkatkan kesehatan tulang.
4. Sayuran
Tak hanya untuk orang dewasa, sayuran juga penting dikonsumsi bagi anak-anak terutama sayuran yang kaya akan kandungan mineral. Sayuran berdaun merupakan sumber kalsium yang baik untuk anak, terutama yang tidak bisa mengonsumsi susu karena intoleransi laktosa ataupun bahan makanan lain.
Sayuran berdaun juga merupakan sumber vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang. Beberapa sayuran yang bisa Anda masukkan ke dalam menu si kecil adalah bayam, kangkung, bok choy, dan selada air. Untuk menghadapi anak yang susah makan sayuran, Anda bisa membaca triknya di artikel ini.
5. Kacang-kacangan
Berikutnya, Anda juga bisa menyertakan kacang-kacangan. Selain kaya akan kandungan protein dan kalsium, kacang-kacangan adalah sumber yang baik untuk asupan asam lemak omega-3 yang bisa meningkatkan kesehatan tulang dan sendi.
Jenis kacang-kacangan yang bisa Anda berikan pada menu si kecil adalah almond, kenari, dan pistachio. Selain untuk menu makanan, Anda bisa menjadikan kacang almond untuk camilan sehat si kecil di sela jam makan.
6. Buah Kaya Mineral
Selain sayur-mayur, buah juga penting diberikan kepada si kecil. Jadikan buah sebagai makanan harian yang wajib dikonsumsi si kecil. Meski buah tidak sering dikaitkan dengan kebutuhan mineral namun ada beberapa yang mengandung kalsium dan mineral lain.
Contoh buah dengan kandungan kalsium adalah jeruk, aprikot, kiwi, dan nanas. Sertakan berbagai macam buah-buahan ke dalam makanan anak Anda untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.
7. Biji-bijian
Selain kalsium, mineral lain yang berperan untuk meningkatkan kesehatan tulang adalah magnesium. Zat ini bisa didapatkan dari biji-bijian. Biji-bijian utuh yang masih disertai kulitnya bisa menjadi sumber serat yang baik untuk anak. Anda dapat memasukkan barley ataupun oat ke dalam menu harian si kecil.
8. Daging Tanpa Lemak
Ikan dan ayam tanpa kulit bisa menjadi pilihan ideal untuk daging tanpa lemak bagi asupan makanan si kecil. Daging tanpa lemak kaya akan protein namun memiliki kandungan asam lemak jenuh yang rendah. Pada umumnya anak suka jenis makanan yang satu ini karena rasanya memang lezat.
Selain kedua sumber di atas, Anda juga bisa memilih daging sapi tanpa lemak. Daging sapi kaya akan zat besi yang mudah diserap oleh tubuh dan mampu membantu penyerapan nutrisi pada anak. Selain itu, daging sapi juga baik untuk perkembangan otak anak karena kandungan zinc-nya.
Itulah tadi bahan-bahan makanan yang bisa Anda padukan untuk membuat menu makan harian si kecil. Namun terkadang orang tua juga mengalami kesulitan ketika buah hati mereka susah makan. Jika sudah begini, Anda bisa mencoba cara-cara berikut untuk mengembalikan nafsu makan si kecil.