Nangis, Kartika Putri Tak Terima Keluarga Jadi Bahan Bully Karena Masalah dengan dr Richard Lee
Instagram/kartikaputriworld
Selebriti

Kartika Putri akhirnya angkat bicara mengenai kasus hukumnya dengan dr Richard Lee di podcast Deddy Corbuzier. Sambil menangis, Kartika menjelaskan alasannya membawa masalah ini ke jalur hukum.

WowKeren - Kartika Putri membicarakan masalahnya dengan dr Richard Lee yang telah masuk ke jalur hukum. Seperti diketahui, dr Richard menuding Kartika meng-endorse produk yang berbahaya. Kepada Deddy Corbuzier, Kartika mengungkapkan reaksi sang suami, Habib Usman Bin Yahya.

"Aku mau taruh apa-apa (bukti) di Instagram dipelototin mulu ama suami aku. Enggak boleh. 'Udah lah enggak usah' akhirnya menjadi seperti sekarang. Simpang siur," ujar Kartika. "'Sayang sabar, sayang ikhlas. Ini ujian buat sayang naik kelas lagi'."

Nasihat Habib Usman tidak dapat sepenuhnya diterima Kartika. Sebab mantan host olahraga tersebut tidak terima keluarganya mendapat hinaan netizen. Sambil menangis, Kartika menegaskan amat sedih lantaran dr Richard menyerang dirinya sebagai pribadi.


"Ya tapi kan aku ibu menyusui. Aku ikhlas kalo aku dihina, jamannya syuting juga pasti ada pro dan kontra. Tapi ketika ada sosok suami yang aku hormatin, trus tiba-tiba di-bully gara-gara aku," tuturnya tak lagi kuasa menahan air mata. "Anak aku dibilang keluarga anj*ng. Trus hijrah aku dipermasalahkan 'Percuma lo pake jilbab panjang kalo lo jahat ama orang lain'."

"Saya dari kecil diajarkan bahwa kalo lo enggak bisa berbuat baik, minimal lo enggak berbuat jahat," lanjut Kartika. "Ketika agama saya diserang, ketika suami saya dijatuhkan, anak-anak saya jadi korban, saya pikir saya butuh speak up. Ini bukan masalah pribadi saya lagi."

Karena serangan netizen, Kartika sampai mematikan kolom komentar media sosialnya. Lebih lanjut, ia menegaskan belum menjalankan endorse dengan produk yang dimaksud karena permasalahan ini. Namun di sisi lain, dr Richard justru menyerang Kartika dengan menyebutnya mengambil endorse hanya demi mendapatkan uang tanpa memikirkan bahaya produk tersebut.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts