Kak Seto Ungkap Cerita Awal Mula Terdiagnosa Kanker Prostat
Instagram/kaksetosahabatanak
Selebriti

Kak Seto berbagai cerita mengenai awal mula dirinya terdiagnosa menderita kanker prostat. Kak Seto pun mengungkapkan mengalami sejumlah gangguan kesehatan.

WowKeren - Kak Seto beberapa waktu lalu mengumumkan kabar kesehatannya yang sukses membuat publik terkejut dan khawatir. Selalu terlihat sehat dan bugar, Kak Seto mengaku terkena kanker prostat. kak Seto yang juga baru tahu mengenai penyakitnya itu pun berbagi cerita mengenai awal mula terdiagnosa kanker.

Kak Seto mengaku awalnya mulai merasakan kondisi kebugarannya yang sedikit menurun. Hingga puncaknya Kak Seto harus membatalkan rencana untuk melakukan kegiatan sosial bersama Menteri ke Mamuju karena kondisi kesehatannya yang semakin menurun.

"Mula-mula saya merasa yang biasanya fit, lalu sehat, segar karena banyak olahraga juga, kok tiba-tiba seperti demam begitu. Panas badan agak tinggi. Waktu itu kebetulan malam hari, paginya saya diajak oleh ibu Menteri Sosial untuk berangkat ke Mamuju untuk kegiatan sosial di sana. Tetapi ya karena kondisi saya tidak memungkinkan akhirnya saya mohon maaf tidak bisa ikut dulu," tutur Kak Seto, dilansir dari Insertlive.com pada Rabu (17/2).


Karena kondisinya yang tak kunjung membaik, Kak Seto akhirnya memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter. Dari hasil tes laboratoriun akhirnya diketahui bahwa kadar PSA (prostate specific antigen) Kak Seto jauh melebihi ambang batas normal.

"Setelah itu kok terus, badan ngerasa pegel-pegel semua begitu ya. Rupanya ada infeksi, untuk itu saya memeriksakan diri ke dokter. Padahal saya juga agak jarang ke dokter ya. Diperiksa laboratorium segala, ternyata ada gangguan di prostatnya. Jadi angka PSA yang normal itu biasa itu 4, ini sampai 46," jelas Kak Seto.

Dari sana akhirnya diketahui bahwa Kak Seto mengidap tumor dan harus kembali melakukan pemeriksaan MRI. Tujuannya untuk mengetahui apakah tumor tersebut jinak atau ganas (kanker). Setelah diketahui hasilnya, akhirnya diputuskan bahwa Kak Seto harus melakukan operasi biospi utuk melakukan pengangkatan tumor tersebut.

"Jadi untuk mengetahui tumor ini ganas atau jinak makannya harus MRI. Akhirnya diduga suatu apa ya, tumor yang harus diambil bagian dari prostatnya itu melalui operasi biopsi tadi," pungkas Kak Seto.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts