Demi Anak, Kak Seto Sebut Lesti Kejora-Rizky Billar Butuh Didampingi Psikolog Pasca Kasus KDRT
Instagram
Selebriti
Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT

Kak Seto mengomentari kasus KDRT Lesti Kejora dan Rizky Billar yang kini butuh pendampingan dari pakar setelah proses penyidikan dihentikan oleh pihak kepolisian. Pasalnya banyak juga yang mengkhawatirkan nasib anak Lesti Kejora, baby L.

WowKeren - Kak Seto memberikan komentar terkait kasus KDRT yang dilakukan Rizky Billar pada Lesti Kejora. Namun jika alasan Lesti berdamai dengan Billar adalah demi anak, keputusan tersebut dinilai yang terbaik menurut Kak Seto.

"Iya artinya di satu sisi kami tidak menyetujui adanya KDRT, bagaimanapun juga ini sudah ada undang-undangnya, pelaku KDRT juga akan dikenakan sanksi pidana," kata Kak Seto dikutip dari kanal YouTube WARTA SELEB JAKARTA yang tayang pada Selasa (25/10).

"Tapi di satu sisi lain ada unsur anak yang harus mendapat perhatian," ungkap Kak Seto. "Jadi manakala sudah bisa diyakinkan bahwa salah satu tidak akan melakukan kekerasan lagi atau itu adalah keputusan untuk anak, maka itu adalah yang terbaik."

Kak Seto mengatakan orang-orang di sekitar perlu mendukung agar rumah tangga Lesti dan Billar jauh dari kekerasan lagi. "Jadi pada dasarnya anak-anak merindukan kerukunan kedua orangtuanya, jadi mohon dibantu keluarganya dan orang-orang di sekitarnya untuk menciptakan orang tua yang rukun sehingga diharapkan tidak ada pelanggaran KDRT lagi," ujar pria pemilik nama asli Seto Mulyadi ini.


Sementara itu walau kasus KDRT sudah dinyatakan selesai oleh pihak kepolisian, Kak Seto mengatakan Lesti dan Billar perlu adanya pendampingan dari ahli atau pakar. Pasalnya, banyak pihak masih khawatir perdamaian Lesti dan Billar malah akan membuka jalan terulangnya kembali kekerasan. Lebih buruk lagi, publik khawatir jika kekerasan yang dilakukan Billar disaksikan oleh sang anak, baby L yang nanti akan mengganggu perkembangannya.

"Iya, makanya perlu juga adanya pendampingan dari pakar khususnya psikolog untuk bisa memantau atau seberapa jauh akan ada kejadian yang berulang lagi," tutur Kak Seto.

"Pengalaman saya ketika mendampingi dua keluarga, maka memang perlu adanya pendampingan, adanya komunikasi yang efektif, jangan sampai gara-gara tidak ada komunikasi timbul kecurigaan yang menimbulkan emosi, jadi manakala adanya dukungan profesional saya rasa bisa," pungkas Kak Seto.

(wk/tria)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait