Dari Kucing Sampai Kelinci, Studi Ungkap Hewan-Hewan Ini Bisa Picu Pandemi Mematikan
Pixabay
SerbaSerbi

Antisipasi terjadinya outbreak seperti pandemi virus corona, studi terbaru merilis daftar hewan yang berpotensi memicu pandemi baru yang tak kalah mematikan. Tak terduga, hewan-hewan ini masuk daftar.

WowKeren - Munculnya pandemi virus corona memicu kekhawatiran dunia akan ancaman serupa di masa depan. Berbagai penelitian pun dilakukan demi mencegah munculnya virus yang bisa memicu outbreak layaknya COVID-19.

Asal usul kemunculan virus corona sendiri masih menjadi misteri hingga sekarang. Virus ini pertama kali merebak di pasar hewan dan ikan Wuhan, Tiongkok yang langsung menyebar dan memicu krisis kesehatan di dunia.

Dugaan kuat dari sejumlah peneliti menyebut jika virus corona dibawa oleh kelelawar. Meski demikian, dugaan ini hingga sekarang masih belum bisa dibuktikan. Kini, studi terbaru mengungkap daftar hewan yang berpotensi memicu pandemi yang tak kalah mematikan seperti virus corona.

Dilansir The New York Post, penelitian ini dilakukan dengan bantuan kecerdasan buatan. Melalui teknologi itu, ahli biologi dapat merancang model prediksi yang dapat memprioritaskan inang potensial dari galur virus yang sudah diketahui ada. Sayang, model ini masih belum bisa mencapai manusia.


Hasilnya, peneliti menemukan mana dari 876 spesies mamalia potensial yang mungkin menjadi inang satu. Cara mendapatkan hasil ini adalah dengan mengurai spesies yang bisa menampung dua strain sekaligus, lalu menciptakan tempat berkembang biak bagi virus mutan yang kuat.

”Salah satu cara virus dihasilkan adalah melalui rekombinasi antara dua virus korona yang ada,” kata ahli virologi Universitas Liverpool, Dr. Marcus Blagrove seperti dilansir dari New York Post, Rabu (17/1). “Jadi dua virus menginfeksi sel yang sama dan mereka bergabung kembali menjadi virus 'anak' yang akan menjadi jenis yang sama sekali baru.”

Terungkap, hewan yang berpotensi memicu rekombinasi SARS-CoV2 - strain yang menyebabkan COVID-19 adalah musang, landak biasa, kelinci Eropa, unta dromedaris, dan beberapa spesies primata. Selain itu, babi peliharaan dan kucing juga ditetapkan sebagai tersangka utama yang berpotensi memicu pandemi mematikan layaknya virus corona.

Sementara makhluk-makhluk yang termasuk dalam daftar tersangka biasa adalah kelelawar dan trenggiling. Namun untuk mengidentifikasi sumber baru bagi strain "anak" yang belum ditemukan, algoritme tersebut mendasarkan penilaiannya pada kesamaan biologis antara inang yang diketahui dan spesies terkait.

”Kami dapat memprediksi spesies mana yang memiliki peluang banyak virus corona untuk menginfeksi mereka,” jelas ketua peneliti Dr. Maya Wardeh. "Entah karena mereka sangat dekat hubungannya (dengan spesies yang diketahui membawa virus corona) atau karena mereka berbagi ruang geografis yang sama."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait