Bisa untuk Camilan atau Memasak, Ini 8 Kacang Lezat yang Kaya Manfaat
Pxhere
Kuliner

Rasa kacang-kacangan yang lezat membuatnya banyak dijadikan sebagai bahan membuat makanan seperti kacang almond yang banyak digunakan sebagai campuran cokelat.

WowKeren - Kacang-kacangan adalah sumber makanan bernutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Tak hanya mengandung protein yang sangat penting bagi tubuh, kacang-kacangan juga mengandung vitamin dan bahkan lemak sehat. Tak heran jika kacang-kacangan banyak dijadikan sebagai opsi ngemil yang sehat.

Tak hanya itu, rasa kacang yang lezat juga membuatnya banyak dijadikan sebagai bahan membuat makanan. Kacang almond misalnya. Manfaatnya yang tak perlu diragukan dan rasanya yang gurih membuatnya banyak dijadikan sebagai campuran jajanan cokelat.

Namun sejatinya, ada banyak jenis kacang-kacangan yang juga bisa dijadikan sebagai sumber makanan bernutrisi. Berikut kacang-kacangan yang tak hanya lezat rasanya namun juga mendatangkan manfaat untuk tubuh.

(wk/zodi)

1. Kacang Almond


Kacang Almond
Pixabay

Kacang almond banyak digunakan sebagai campuran cokelat batangan untuk menambah cita rasa yang lebih gurih. Selain dimanfaatkan sebagai bahan campuran cokelat, almond juga diolah ke dalam berbagai produk seperti tepung almond, minyak almond dan susu almond.

Tanaman yang berasal dari daerah Timur Tengah ini juga dikenal sebagai kacang badam di Indonesia. Kaya antioksidan berupa vitamin E, almond banyak digunakan sebagai campuran produk skincare, selain untuk kuliner. Makanan ini juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

2. Kacang Mete


Kacang Mete
Pixabay

Kalau kacang yang satu ini pasti sudah tak asing lagi di telinga kalian, bukan? Selain digunakan sebagai bahan campuran membuat cokelat maupun es krim, kacang mete juga lezat untuk dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari.

Kacang yang berasal dari Brasil ini adalah biji dari jambu monyet yang berbentuk melengkung, Kacang mete kaya akan kandungan minyak dan protein. Rasanya gurih dan sedikit manis. Kandungan zat besi pada kacang ini mampu mendorong produksi sel darah merah.

3. Kacang Tanah


Kacang Tanah
Pixahive

Kacang tanah banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Biasanya di cuaca hujan seperti sekarang, kacang tanah rebus yang sudah dibumbui dengan garam sangat lezat dinikmati bersama teh hangat. Selain itu, kacang tanah juga banyak dijadikan campuran untuk membuat kue.

Dalam bidang memasak, kacang juga banyak dipakai sebagai bumbu dan saus untuk menambah rasa gurih. Seperti saus sate maupun saus siomay. Selain rasanya yang gurih, kacang tanah juga merupakan sumber serat yang baik. Kacang tanah juga mengandung lemak sehat, protein, dan disebut-sebut mampu mengurangi risiko batu empedu.

4. Kacang Pecan


Kacang Pecan
Pxhere

Kacang memiliki rasa yang mirip seperti mentega. Kacang ini mengandung lemak sehat yang disebut lemak tak jenuh tunggal, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Menjaga kolesterol LDL tetap rendah mampu mengurangi risiko terkena stroke atau serangan jantung.

Pecan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi rasa sakit pada penderita radang sendi dengan cara menurunkan peradangan. Hal ini berkat kandungan magnesium, kalsium, serat, dan vitamin E yang ada di dalamnya. Yuk, simak juga artikel ini untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari oleh penderita arthritis.

5. Kacang Brasil


Kacang Brasil
Pixabay

Kacang ini adalah tanaman asli dataran Amazon dan hanya tumbuh di tempat liar dan tidak terjamah. Kacang Brasil sangat kaya antioksidan dan asam lemak tak jenuh ganda maupun asam lemak tak jenuh tunggal. Kacang ini bisa dimakan langsung atau dipanggang terlebih dahulu.

Kacang Brasil adalah sumber selenium yang baik. Satu kacang Brasil mengandung 68-91 mcg selenium, yang mana jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan harian yang direkomendasikan yakni 55 mcg. Selenium diperlukan tubuh untuk menjaga keseimbangan hormon. Kelenjar tiroid memerlukan selenium untuk mengubah hormon tiroksin menjadi triiodotironin.

6. Kacang Pistachio


Kacang Pistachio
Piqsels

Kacang pistachio biasanya tumbuh di daerah kering seperti Iran, Turkmenistan, dan Azerbaijan. Kacang ini memiliki biji yang berwarna hijau yang terbungkus dengan kulit kacang berwarna putih kekuningan. Kacang ini banyak dikonsumsi sebagai camilan.

Kaya akan protein dan potasium, kacang ini juga banyak digunakan untuk isi kue pai, biskuit, maupun es krim. Kacang ini juga mengandung antioksidan yang mampu membantu mengurangi risiko kanker dan penyakit lain dengan mencegah kerusakan sel.

7. Kacang Kenari


Kacang Kenari
Pixabay

Saat tumbuh, kacang ini berwarna hijau dan ketika sudah matang warnanya akan berubah menjadi kuning pucat. Kacang yang sudah matang akan jatuh dari pohon dan di saat inilah para petani mulai memanennya. Memiliki tekstur seperti mentega, kacang ini berasa gurih.

Tak ayal hal ini membuatnya sangat ideal untuk digunakan sebagai campuran kue yang dimasak dengan cara dipanggang. Bagi kamu yang baru mencoba pertama kali, yuk, simak juga beberapa kesalahan umum saat memanggang kue di sini.

8. Kacang Hazel


Kacang Hazel
Pixabay

Kacang hazel atau yang lebih akrab disebut hazelnut adalah sejenis kacang yang pohonnya kecil, namun memiliki rasa yang beragam. Hazelnut banyak digunakan sebagai bahan campuran cokelat untuk menambah cita rasa. Kacang ini selain mengandung vitamin E juga merupakan sumber magnesium yang baik.

Masing-masing jenis kacang memiliki rasa dan bentuk yang bervariasi. Tergantung pada manfaatnya, harga kacang juga sangat bervariasi. Selain kacang-kacangan, ada banyak makanan yang bisa memberikan nutrisi bagi tubuh. Seperti makanan sederhana ini yang mampu meningkatkan kesehatan ginjal. Intip juga makanan yang bisa kamu konsumsi untuk menjaga kesehatan hati di sini.

You can share this post!

Related Posts