Ini Kata Jokowi Tanggapi Riuhnya Kontroversi Vaksin Nusantara Gagasan Terawan
Twitter/jokowi
Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara

Presiden JokoWidodo menegaskan bahwa segala jenis penelitian terkait penanganan virus corona (COVID-19) sangat diperlukan di masa pandemi seperti sekarang.

WowKeren - Vaksin virus corona (COVID-19) yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Vaksin Nusantara, hingga kini masih menuai pro-kontra. Presiden Joko Widodo pun turut memberikan tanggapan terkait polemik Vaksin Nusantara ini.

Pro-kontra soal penelitian Vaksin Nusantara dinilai Jokowi seharusnya dibahas dalam kajian ilmiah. Perdebatan terkait hal itu seharusnya hanya diisi oleh para pakar di bidang pengembangan vaksin dan lembaga terkait.

"Ini kan urusan ilmiah, biarlah sesuai dengan mekanisme ilmiah. Mestinya perdebatannya itu perdebatan ilmiah, ini masa politikus ngurusin vaksin, lawyer ngurusin vaksin, apa urusannya?" tutur Jokowi pada Selasa (20/4). "Itu kan ada tahapan-tahapannya, diikuti saja. Ini ramai banget, ada yang dukung BPOM-lah, ada yang dukung Pak Terawan-lah."

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa segala jenis penelitian terkait penanganan COVID-19 diperlukan di masa pandemi seperti sekarang. Namun, Jokowi menekankan bahwa penelitian tersebut harus didasarkan pada kajian ilmiah dan juga prosedur yang berlaku.


"Saya mendukung penelitiannya, risetnya," kata Jokowi. "Saya mendukung segala upaya penelitian untuk penanganan COVID-19."

Oleh sebab itu, Jokowi mempersilakan semua pihak untuk mengembangkan penelitian terkait penanganan COVID-19. Namun Jokowi menyebut bahwa karya anak bangsa yang kini terlihat jelas perkembangannya adalah Vaksin Merah Putih.

"Ini kan penelitian, siapa pun silakan untuk membuat vaksin sendiri. Tapi progres yang saat ini kelihatan adalah salah satunya Vaksin Merah Putih, meskipun mungkin baru 2022 selesai," kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Kalau Vaksin Nusantara kan dari sel dendritik."

Di sisi lain, Jokowi juga kembali menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi corona, terutama penggunaan masker. "Harus eling dan wospodo, ingat dan waspada," ujar Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga berpesan bahwa Indonesia harus menjaga tren penurunan kasus COVID-19. Jangan sampai Tanah Air mengalami lonjakan kasus positif COVID-19 seperti yang kini terjadi di India. Mengingat kenaikan kasus COVID-19 tidak hanya akan mempengaruhi sektor kesehatan melainkan juga sektor ekonomi.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts