Mbah Mijan Merinding Lihat Video Anak Awak KRI Nanggala Larang Ayah Bertugas, Firasat Buruk?
Instagram/mbahmijan
Selebriti
KRI Nanggala Hilang Kontak

Mbah Mijan yang sempat menolak meramal nasib dari KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam itu justru mengungkap reaksi beda usai melihat video anak dari salah satu awak kapal yang sempat melarang sang ayah bertugas.

WowKeren - Baru-baru ini, viral video salah satu awak KRI Nanggala 402, Lettu Imam Adi, yang ternyata sempat dikunci oleh anaknya. Dalam video itu, anak laki-laki Lettu Imam Adi yang berusia 2,5 tahun rupanya sempat melarang sang ayah yang hendak bekerja.

Video itu sontak menuai reaksi dari peramal Mbah Mijan. Beda dari reaksi janggal yang ia perlihatkan ketika ditanya nasib KRI Nanggala yang tenggelam, Mbah Mijan lebih ekspresif soal video anak Lettu Imam Adi. Ia mengaku merinding usai melihat video tersebut.

"MERINDING! Mbah terus memantau perkembangan NAGGALA - 402 dan mendoakan yang terbaik," tulis Mbah Mijan. "Melihat video ini, berasa ikut sedih. Seolah anak ini punya firasat buruk terhadap Ayahnya, mengunci kamar dan melarangnya bekerja."


Netter pun ramai-ramai meminta Mbah Mijan untuk menghapus video tersebut. Tak cuma itu, banyak yang masih mengirim doa agar para awak KRI Nanggala-402 bisa selamat.

"Firasat anak dan bathin nya sangat kuat... subhanallah 😢😢," kata netter. "Mbah tolong di hapus ya videonya ini permintaan istrinya tdi ke akun yg share video ini juga. Soalnya setau aku juga klo TNI lgi tugas buat negara itu gak ada yg boleh tau, jdi rahasia gtu siapa aja orang2nya yg lgi bertugas," tutur netter. "Semoga segera ditemukan," ujar yang lainnya.

Disisi lain ayah dari Lettu Imam Adi, Edi Sujianto, mengungkap kalau video itu direkam oleh sang menantu. Menurut Edi, video itu direkam pada Senin (19/4) yang merupakan hari keberangkatan Lettu Imam Adi bertugas bersama KRI Nanggala-402.

Edi sendiri tak habis pikir melihat reaksi sang cuci. Ia mengaku heran dengan tingkah cucunya yang seolah melarang Imam Adi bertugas. "Biasanya kalau pamit, (tingkahnya) biasa saja," seru Edi.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts